SUARA CIREBON – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Laboratorium Ilmu Falak menggelar Pelatihan Praktikum Kalibrasi Arah Kiblat, Senin, 16 September 2025.
Kegiatan berlangsung pukul 08.00-12.00 WIB di kampus, diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas dan mitra strategis, termasuk Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Cirebon.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Program Studi Ilmu Falak, Dr. Leliya, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi keilmuan sekaligus pengenalan Prodi Ilmu Falak kepada masyarakat luas.
“Ilmu Falak hadir untuk memberikan solusi praktis terkait arah kiblat yang akurat, khususnya bagi pengurus masjid,” ujarnya.
Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A., menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam menghubungkan teori akademik dengan kebutuhan masyarakat. Ia menyebut kalibrasi arah kiblat sebagai contoh nyata penerapan ilmu yang berdampak langsung bagi umat.
Ketua DMI Kabupaten Cirebon, K.H. Muhammad Bin Ja’far, Lc., mengapresiasi sinergi antara kampus dan organisasi masyarakat. Ia menyatakan bahwa keakuratan arah kiblat adalah syarat sah shalat yang tidak boleh diabaikan.
“Pelatihan ini sangat penting, terutama bagi pengurus masjid yang bertanggung jawab memastikan arah kiblat tepat,” ujarnya.
Pada sesi materi, dosen Ilmu Falak M. Syaoqi Nahwandi, M.H.I., memaparkan teori penentuan arah kiblat serta pengenalan instrumen seperti theodolite dan mizwalah. Menurutnya, pemahaman teori sangat penting untuk menilai keakuratan hasil kalibrasi di lapangan.
















