SUARA CIREBON – Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura masuk Desa Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, yang melibatkan truk kontainer dengan mobil Mitsubishi Kuda, Kamis, 9 Oktober 2025 pagi.
Akibat peristiwa itu, pengemudi Mitsubishi Kuda berinisial S (48), warga Desa/Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, tewas di lokasi kejadian. Sementara satu penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Arjawinangun Cirebon.
Kasubnit I Gakkum Satlantas Polresta Cirebon, Iptu Mei Hadi Kusuma, menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar jam 05.20 WIB.
Peristiwa bermula ketika truk kontainer bernomor polisi B 9021 UEK melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon truk tersebut tiba-tiba oleng ke kanan menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU) lalu masuk ke jalur berlawanan dan menghantam Mitsubishi Kuda bernomor polisi E 1434 CZ yang datang dari arah sebaliknya.
”Kendaraan truk kontainer yang melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon terjadi oleng ke kanan, menabrak tiang penerangan jalan umum, kemudian masuk ke jalur berlawanan dan menabrak kendaraan Mitsubishi Kuda yang melaju dari arah berlawanan,” ujarnya.
Akibat tabrakan tersebut, pengemudi Mitsubishi Kuda bernama S (48) meninggal dunia di tempat kejadian. Petugas bahkan sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban, karena terjepit badan kendaraan.
“Korban sepertinya suami isteri, karena alamatnya sama. Yang sopir meninggal di tempat, sementara penumpangnya N.H (46), mengalami luka-luka korban dan sudah dibawa ke RSUD Arjawinangun Cirebon,” ujarnya.
Sementara pengemudi truk container, D.A (24) warga Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, selamat.
”Dugaan sementara truk dalam kondisi oleng namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan sehingga belum bisa memastikan apakah karena ngantuk atau sebab lain saat truk ini menyeberang ke jalur lawan masih akan kita dalami,” ungkapnya.
Nilai kerugian materi akibat insiden itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena kondisi kendaraan yang berat serta posisi korban yang sempat terjepit di dalam mobil.
”Evakuasi membutuhkan waktu karena kendaraan ini berat dan tadi penumpang sempat terjepit, jadi kita dahulukan evakuasi korban,” tegasnya.
Pantauan di lokasi truk kontainer mengalami ringsek di bagian depan dan dievakuasi menggunakan mobil derek. Sementara mobil Mitsubishi Kuda sudah lebih dulu diamankan petugas selama proses evakuasi, arus lalu lintas arah Cirebon–Jakarta sempat tersendat hingga ratusan meter.
”Namun situasi lalu lintas kembali normal setelah kendaraan berhasil dievakuasi dan situasi kembali terkendali,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















