SUARA CIREBON – Rencana lelang dini proyek infrastruktur di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon tak kunjung terealisasi, dalam dua tahun belakangan. Kini, Pemkab Cirebon kembali mewacanakan lelang dini dengan target realisasi penuh.
Bupati Cirebon, H Imron, mendorong lelang dini di tahun ketiga dapat direalisasikan oleh sejumlah Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menyelenggarakan pekerjaan infrastruktur, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).
Terlebih, pemerintah pusat melalui surat edarannya mendorong semua daerah agar tidak menumpuk pekerjaan di akhir tahun.
“Kan sudah ada edaran juga, ya semua dinas harus lelang dini, bukan hanya DPUTR. Jadi, nanti proyek yang sifatnya pekerjaan konstruksi bisa dikerjakan di awal tahun sehingga tidak menumpuk di akhir tahun,” ujar Bupati Imron, Kamis, 13 November 2025.
Imron menegaskan, kebiasaan pelaksanaan proyek menjelang hingga di akhir tahun seperti tahun-tahun sebelumnya harus segera diubah. Praktik lelang dini sangat positif untuk progres penyerapan anggaran dan dampaknya bagi masyarakat.
“Kalau dari sekarang, nanti Desember bisa review lelang. Sehingga Januari nanti sudah ada pemenangnya, akhir Januari atau awal Februari pekerjaan bisa dimulai,” tegasnya.
Terkait hal itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Uus Sudrajat mengaku sudah melakukan rapat persiapan dengan sejumlah SKPD terkait rencana lelang dini yang disebutnya sebagai tender dini.
Uus Sudrajat menyebut, sedikitnya bakal ada 30 paket pekerjaan yang direncanakan tender dini. Dari total jumlah paket tersebut, Uus menilai ada beberapa proyek yang urgen untuk dilakukan tender dini.
















