SUARA CIREBON – Puluhan pemuda dan remaja warga Desa Purwawinangun dan Desa Muara, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, terlibat tawuran konten, Rabu, 26 November 2025 dinihari.
Aksi saling lempar batu dan serangan anak panah panah berlangsung di perbatasan kedua desa. Akibat bentrokan tersebut, sejumlah rumah warga kedua desa yang berlokasi tak jauh dari perbatasan desa menderita kerusakan.
Bentrokan juga mengakibatkan sejumlah pelaku dari kedua pihak menderita luka serius. Sebagian korban menderita luka serius terkena serangan panah.
Diduga aksi tawuran itu dipicu serangan balas dendam atas adanya aksi provokasi beberapa hari sebelum bentrokan.
Beruntung, anggota Polsek Kapetakan dibantu Dalmas Polres Cirebon Kota segara tiba di lokasi dan langsung membubarkan tawuran tersebut. Dari hasil penyisiran di lokasi, petugas menemukan 51 anak panah serta satu bilah golok dari besi yang digunakan dalam tawuran konten tersebut.
Dari barang bukti yang diamankan, petugas menduga aksi tawuran sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya dan bukan terjadi secara spontan.
Informasi yang dihimpun Suara Cirebon mendapati, sejumlah korban tidak bersalah di antaranya, Maman Ali, wiraswasta, yang mengalami kerusakan dua kaca jendela rumah bagian depan. Serta Sawini (66), mengalami kerusakan rumah berupa tujuh genteng pecah dan satu spandek penyok.
Lalu Yeti (50), mengalami kerugian dua krat botol teh kosong yang digunakan para remaja dalam aksi pelemparan.
















