SUARA CIREBON – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon sudah menyiapkan skema pengamanan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dishub juga sudah memetakan simpul-simpul rawan kemacetan yang menjadi prioritas pengamanan.
Kepala Dishub Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah, menyampaikan, pengamanan libur Nataru yang dilakukan akan berkolaborasi dengan pihak kepolisian, termasuk soal penempatan petugas di pos-pos pengaturan lalu lintas.
“Kita berkolaborasi dengan kepolisian terkait penempatan petugas di pos pos pengaturan lalu lintas,” ujar Hilman, Senin, 8 Desember 2025.
Sejumlah posko pengamanan libur Nataru yang telah disiapkan, bakal berfungsi juga sebagai resta area yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beristirahat. Pemanfaatan posko sebagai resta area ini lantaran tidak adanya perkantoran di Kabupaten Cirebon yang bisa difungsikan sebagai rest area seperti diinstruksikan oleh Wakil Menteri Dalam Ngeri (Wamendagri).
“Kami sudah mendapatkan instruksi dari Wamendagri kaitan dengan perkantoran yang bisa menjadi rest area. Tapi saya pikir kalau Kabupaten Cirebon enggak ada ya, paling rest areanya di posko,” kata Hilman.
Selain menyiapkan posko, kolaborasi Dishub dan kepolisian juga menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas. Namun penerapan skema tersebut bersifat insidentil, tergantung situasi lapangan atau situasi arus lalu lintas.
“Karena kebijakannya insidentil, berarti komandonya ada di kepolisian, kita memback up saja. Insyaallah aman, lancar walaupun ada kondisi kenaikan tujuh persen,” tutur Hilman.
Hilman menjelaskan, skema pengamanan akan memprioritaskan simpul-simpul yang rawan terjadi kepadatan lalu lintas, di antaranya adalah jalan menuju kawasan wisata.
















