SUARA CIREBON – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Cirebon melakukan inspeksi keselamatan atau ramcheck kendaraan bus yang akan digunakan sebagai angkutan dalam libur Natal dan tahun baru (nataru) ke tiga Perusahaan Otobus (PO), yakni PO Sahabat, PO Tifanha dan PO Bhineka.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah, mengatakan, kegiatan ramcheck dilakukan untuk memastikan kelayakan kendaraan yang akan beroperasi selama libur Nataru.
Dari hasil pemeriksaan, petugas masih menemukan beberapa kekurangan pada armada bus yang akan digunakan sebagai moda transportasi masyarakat tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan, masih ada beberapa temuan yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak pengusaha PO,” ujar Hilman, saat melakukan ramcheck di PO Bhineka, Kamis, 18 Desember 2025.
Sejumlah temuan tersebut di antaranya alat pemecah kaca yang belum tersedia, ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan APAR sudah kedaluwarsa serta penggunaan klakson telolet yang masih terpasang di beberapa bus.
Hilman pun meminta pihak PO agar mencopot klakson telolet tersebut, karena dikhawatirkan dapat memengaruhi kinerja sistem pengereman.
“Jadi, jangan sampai aspek keselamatan terganggu akibat fungsi pengereman terganggu,” tegas Hilman.
Ia menjelaskan, tiga PO yang dilakukan ramcheck ini diketahui telah menyiapkan 57 armada untuk mendukung angkutan libur Nataru. Di mana, PO Bhineka menjadi PO terbanyak menyiapkan armadanya, yakni 32 unit. Sementara PO Sahabat menyiapkan sekitar 15 armada dan PO Tifanha 10 armada.
















