SUARA CIREBON – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon memastikan program lelang dini proyek pekerjaan infrastruktur dapat terealisasi pada tahun 2026 ini.
Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto, mengatakan, terkait realisasi lelang dini, Surat Perintah Kerja (SPK) untuk 27 paket pekerjaan infrastruktur jalan bakal segera terbit pekan ini.
Menurut Sunanto, 27 paket pekerjaan infrastruktur tersebut merupakan program tender dini dari total 31 paket yang tengah berproses. Ia mengatakan, empat paket lainnya tertunda lantaran masih ada beberapa berkas yang harus dilengkapi.
“Sebenarnya pada tender dini tahun 2025 untuk pekerjaan tahun 2026 awal ini, totalnya ada 31 paket. Tapi ada empat yang tertunda, (penyebabnya, red) di antaranya karena ada beberapa berkas yang harus dilengkapi, jadi yang di minggu ini ber-SPK ada 27 paket,” ujar Sunanto, Selasa, 6 Januari 2026.
Sunanto mengatakan, ke-27 paket yang segera ber-SPK ini semuanya berupa paket pekerjaan jalan, baik berupa betonisasi maupun hotmix atau pengaspalan. Anggaran untuk perbaikan jalan untuk 27 paket tersebut mencapai Rp50 miliar.
“Bentuk paketnya pekerjaan jalan semua, betonisasi dan hotmix. Nilai (anggaran, red) keseluruhan Rp50 miliar,” jelas Sunanto.
Selain lelang (proyek) dini, tahun ini DPUTR juga akan menggelar ratusan paket pekerjaan jalan dari APBD murni tahun 2026. Pihaknya menargetkan, proses lelang semua kegiatan tersebut bisa selesai di bulan Juli nanti.
“Di anggaran murni TA 2026 ada sekitar 250-an lebih paket untuk pekerjaan jalan. Kebanyakan betonisasi, 80 persen betonisasi dan pengaspalan hanya sekitar 20 persen,” paparnya.
















