SUARA CIREBON – Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyatakan kesiapan untuk berkantor sementara di Grage City Mall (GCM) seiring rencana relokasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Cirebon dari Gedung Sekretariat Daerah (Setda).
Siti Farida mengatakan, sebagai bagian dari unsur pimpinan daerah yang selama ini berkantor di gedung Setda, dirinya akan mengikuti kebijakan dan prosedur yang telah direncanakan Wali Kota Cirebon terkait relokasi sementara tersebut.
“Otomatis saya yang ada di dalam gedung juga akan ikut pindah. Saya terus mengikuti perkembangannya. Jika diminta untuk pindah sementara ke GCM, tentu saya siap,” ujar Siti Farida.
Rencana relokasi ASN Setda merupakan langkah awal Pemkot Cirebon menyusul rencana renovasi besar-besaran Gedung Setda yang memiliki delapan lantai.
Renovasi tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar yang diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP).
Sebelumnya, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cirebon, Arif Kurniawan, menyampaikan bahwa GCM menjadi lokasi paling memungkinkan untuk dijadikan kantor sementara ASN Setda. Area yang direncanakan digunakan berada di bagian belakang mal, yakni bekas tenant besar seperti Centro atau Matahari.
“Rencana positif pindah ke Grage City Mall. Pertimbangannya karena ketersediaan ruang. Sementara kawasan Stadion Bima tidak mencukupi untuk menampung seluruh personel,” kata Arif saat dikonfirmasi, Senin, 5 Januari 2026.
Arif menjelaskan, sebanyak 150 hingga 170 ASN, termasuk Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah Kota Cirebon, direncanakan akan berkantor sementara di GCM. Namun, kepastian relokasi masih menunggu hasil pembahasan dengan pihak pengelola mal.
“Lokasi yang paling relevan memang di GCM, tapi masih dalam tahap pembicaraan dengan pihak GCM,” ujarnya.
Proses relokasi direncanakan berlangsung pada Maret 2026, baik sebelum maupun sesudah Idulfitri, tergantung kesiapan teknis di lokasi baru. Saat ini, Pemkot Cirebon tengah menyiapkan kebutuhan teknis serta jadwal pemindahan.
Arif memastikan, meski berkantor di pusat perbelanjaan, pelayanan publik akan tetap berjalan normal.
“Pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Rencana relokasi masih terus kami siapkan,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















