SUARA CIREBON – Proyek normalisasi Sungai Sukalila Kota Cirebon menunjukkan progres yang signifikan.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung Dwi Agus Kuncoro menyampaikan, sebagai pelaksana pihaknya menargetkan seluruh rangkaian normalisasi ini dapat diselesaikan sepenuhnya pada April 2026.
Di minggu pertama, prioritas utama pengerjaan difokuskan pada sungai di ruas Jalan Kalibaru. Setelahnya pekerjaan akan bergeser ke sungai di ruas Jalan Sukalila.
“Normalisasi pengerukan Sungai Sukalila sudah berjalan satu minggu dan masih di satu titik ini di ruas Jalan Kalibaru. Nanti setelah di ruas Jalan Kali Baru selesai kita akan bergeser ke ruas Jalan Sukalila. Kita targetkan normalisasi ini selesai sampai bulan April 2026,” kata Agus saat ditemui di ruangan kerjanya, Selasa, 3 Februari 2026.
Agus berharap dapat penyelesaian normalisasi Sungai Sukalila sesuai dengan target yang sudah ditentukan, meski menemui sejumlah kendala teknis yang menghambat pengerukan.
“Kendala di lapangan, seperti kabel listrik yang semrawut. Penggunaan alat berat jenis long arm terkendala oleh banyaknya kabel listrik yang melintang. Kabel-kabel ini membatasi ruang gerak manuver alat berat sehingga pengerjaan harus dilakukan dengan sangat hati-hati,” kata Agus.
Kendala lain, lanjut Agus, adalah keterbatasan armada pengangkut hasil pengerukan sedimentasi sungai.
“Selain keterbatasan alat berat, kami juga dihadapkan pada beban kerja cukup tinggi yang harus diselesaikan BBWS di lokasi lain, seperti tanggul jebol di wilayah Gabyuan dan bantuan di Cisaruwa, Cirebon Barat,” ujarnya.
















