SUARA CIREBON – Kegiatan Youth Parliamentary (Parlemen Pemuda/Parlemen Remaja) Chapter Cirebon yang diikuti para pelajar se-Kabupaten Cirebon, disambut antusias, Sabtu, 31 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, dibahas banyak hal tentang peran pemuda khususnya para pelajar dalam mengawal kebijakan daerah yang pro-rakyat.
Kegiatan youth parliamentary itu menghadirkan sejumlah pembicara kompeten di antaranya, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Cirebon, HR Hasan Basori, Asda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan dan Akademisi UGJ Cirebon, Dr M Sigit Gunawan SH MKn.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Youth Parliamentary Chapter Cirebon yang dihadiri para pelajar se-Kabupaten Cirebon tersebut. Terlebih kegiatan dikemas lewat forum diskusi yang sangat strategis dan salah satunya membahas pembangunan infrastruktur Kabupaten Cirebon dari perspektif generasi muda.
“Pembangunan infrastruktur bukan semata soal jalan, jembatan, irigasi, atau gedung semata. Lebih dari itu, infrastruktur adalah fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta konektivitas antarwilayah,” ujar Sophi.
Kabupaten Cirebon sebagai daerah yang memiliki posisi strategis, lanjut Sophi, tentu membutuhkan perencanaan dan pengawasan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, adil, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
“Di sinilah peran penting generasi muda. Youth parliamentary bukan sekadar forum simulasi parlemen, tetapi ruang pembelajaran demokrasi, tempat lahirnya gagasan kritis, dan wadah membangun kepedulian terhadap persoalan daerah,” tegasnya.
Sophi meyakini, pemuda hari ini adalah pemimpin dan pengambil kebijakan di masa depan. Maka, kata dia, sejak dini harus dibiasakan untuk berpikir solutif, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan publik.















