SUARA CUREBON – Sebanyak 116 sekolah negeri di Kabupaten Cirebon lintas jenjang masih belum memiliki kepala sekolah definitif.
Kekosongan ratusan jabatan tersebut membuktikan bahwa hal ini menjadi persoalan yang masih belum tuntas, meskipun belum lama ini ratusan kepala sekolah negeri definitif telah dilantik.
Ratusan sekolah yang masih mengalami kekosongan itu terdiri dari 3 TK Negeri, 96 Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan 17 SMPN yang hingga kini masih dipimpin oleh pelaksana tugas (plt).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto, mengatakan, pelantikan untuk 116 kepala sekolah negeri itu, terkendala pertimbangan teknis (pertek) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
“Kendalanya kita masih menunggu pertek dari BKN. Tapi insyaallah di Februari ini kita bisa melantik lagi jika rekomendasi dari BKN sudah turun,” kata Ronianto, Rabu, 4 Februari 2026.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah melantik 294 kepala sekolah pada pekan lalu. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Cirebon di Pendopo Bupati, Jalan Kartini, Kota Cirebon.
Pelantikan ratusan kepala sekolah ini untuk mempercepat pengisian kekosongan jabatan kepala sekolah, lantaran beberapa jabatan tersebut sempat kosong hampir dua tahun.
Ronianto mengatakan, pelantikan di awal tahun ini merupakan momentum sekaligus menjadi langkah strategis untuk memperbaiki manajemen sekolah sejak awal tahun.
“Kami berharap pada Februari seluruh kepala sekolah sudah menempati tempat masing-masing. Ada sekolah yang kosong hampir dua tahun, sehingga ketika pertek dari BKN turun, langsung kami eksekusi,” ujar Ronianto.
Hal senada disampaikan Kepala BKPSDM, Ade Nugroho. Ia menyebut pelantikan tersebut merupakan jawaban atas kekosongan jabatan kepala sekolah yang selama ini menghambat kinerja sektor pendidikan.
“Pelantikan dilakukan setelah pertek dari BKN keluar. Jumlahnya 294 orang,” ujar Ade.
Ade berharap,target kinerja pendidikan dapat tercapai lebih maksimal, terutama di sekolah-sekolah yang sebelumnya mengalami kekosongan pimpinan.
“Mudah-mudahan kinerja sekolah semakin optimal dan pelayanan pendidikan kepada masyarakat semakin baik,” harapnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















