SUARA CIREBON – Bupati Cirebon, H Imron menegaskan, dua bank milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, yakni Bank Cirebon Jabar (BCJ) dan Bank Kabupaten Cirebon (BKC), berada dalam kondisi sehat dan aman.
Penegasan itu dikemukakan Bupati Imron menyikapi adanya keresahan nasabah BCJ dan BKC, dalam merespons pencabutan izin usaha Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Cirebon milik Pemerintah Kota Cirebon oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), belum lama ini.
Seperti diketahui, pencabutan izin usaha BPR Bank Cirebon memicu keresahan nasabah yang telah menyimpan uangnya di bank milik pemerintah daerah. Meski bank yang dicabut izin usahanya oleh OJK berada di Kota Cirebon, namun keresahan menular pada nasabah bank milik Pemkab Cirebon.
Imron menegaskan, pembekuan BPR Bank Cirebon tidak ada kaitannya sama sekali dengan BCJ maupun BKC. Karenanya, Imron meminta masyarakat untuk membedakan persoalan yang terjadi di BPR Bank Cirebon dengan dua bank daerah milik Pemkab Cirebon tersebut.
“Persoalan yang tengah terjadi di BPR Bank Cirebon tidak sama dengan yang terjadi di Bank BCJ dan BKC. Kalau dua bank milik Pemerintah Kabupaten Cirebon, yakni BCJ dan BKC, aman, hebat, dan mantap,” ujar Imron, Rabu, 11 Februari 2026.
Bupati juga menjamin keamanan dana nasabah yang disimpan di BCJ dan BKC. Kondisi keuangan dan operasional kedua bank tersebut terus terpantau dengan baik.
“Setiap tiga bulan sekali saya selalu meminta laporan perkembangan dari BCJ dan BKC. Jadi saya tahu persis bagaimana kondisinya, dan saat ini kedua bank itu dalam keadaan cukup sehat,” tegasnya.
Imron mengajak masyarakat untuk tidak ragu menabung di bank milik Pemkab Cirebon tersebut. Ia berharap kepercayaan publik terhadap bank daerah tetap terjaga dan tidak terpengaruh oleh polemik yang sedang terjadi.
“Masyarakat jangan ragu untuk menabung di Bank Cirebon Jabar dan Bank Kabupaten Cirebon. Insyaallah, dua bank daerah ini sehat dan dikelola dengan baik. Terlebih, uang nasabah juga dijamin oleh LPS,” pungkasnya.
Untuk diketahui, PT BPR Cirebon Jabar (BCJ) menunjukan kinerja positif sepanjang tahun 2025 lalu. Memasuki Tahun 2026, Bank milik Pemda Kabupaten Cirebon dan Provinsi Jawa Barat ini menjalankan operasionalnya dengan modal laba yang dikantongi sebesar Rp20 miliar lebih.
Direktur Operasional Bank Cirebon Jabar, Dini Rahmawati menyampaikan, saat ini BCJ dalam kondisi sehat dan aman. Kondisi tersebut didasarkan pada kondisi kinerja keuangan yang terus meningkat.
Hingga Desember 2025, kata Dini, aset bank tumbuh dari Rp443 miliar menjadi Rp476 miliar. Kredit yang disalurkan meningkat dari Rp260 miliar menjadi Rp279 miliar.
“Simpanan nasabah juga naik dari Rp376 miliar menjadi Rp392 miliar,” ujar Dini, Selasa, 10 Februari 2026.
Menurut Dini, kondisi tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Disamping itu, Dini juga menyampaikan kinerja laba yang juga melonjak signifikan pada Tahun 2025. Dari Rp8,15 miliar laba yang diperoleh pada Tahun 2024, naik menjadi Rp20,19 miliar di Tahun 2025.
Ia mengungkapkan, seluruh kegiatan operasional Bank Cirebon Jabar berjalan normal dan dana nasabah aman dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bank BPR Cirebon Jabar terus berkomitmen menjaga keamanan dana, memberikan layanan yang nyaman, serta melindungi kepercayaan masyarakat sebagai prioritas utama.
“Oleh sebab itu, manajemen mengajak seluruh nasabah untuk tetap tenang dan tidak khawatir,” tandasnya.
Kinerja positif Bank Cirebon Jabar juga bisa dilihat dari berbagai penghargaan yang diraih. Sedikitnya ada lima penghargaan yang berhasil diraih.
Kelima penghargaan itu yakni, Good Corporate Governance (GCG) Tahun buku 2023 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Info Bank atas Kinerja Sangat Bagus tahun 2024 dengan kategori aset Rp 250 miliar s/d < Rp 500 miliar, Info Bank dengan predikat The Best peringkat ke delapan tingkat Nasional BPR milik Pemda dengan aset Rp 250 miliar s/d < Rp 500 miliar, Inspiring dan Leadership Award Tahun 2025, dan penghargaan Kontribusi Pemberian CSR dengan predikat perusahaan terbaik.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















