SUARA CIREBON – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cirebon menilai kepemimpinan Bupati Cirebon, H Imron, selama dua periode ini belum melakukan perubahan signifikan.
Banyaknya infrastruktur jalan yang rusak, pengelolaan sampah yang belum maksimal, hingga pelayanan publik, dinilai masih jauh dari harapan.
Hal itu disampaikan puluhan anggota HMI Cabang Cirebon, saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Cirebon, pada Rabu, 25 Februari 2026 sore lalu.
Unjuk rasa tersebut dilakukan sebagai refleksi satu tahun kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Cirebon periode 2025-2030, H Imron – H Agus Kurniawan Budiman.
Ketua Umum HMI Cabang Cirebon, M Akramul Farhan, menyampaikan, tujuh tuntutan dalam aksi tersebut. Pertama, mendesak pemerintah daerah segera melakukan rekonstruksi dan revitalisasi total jalan rusak, terutama di wilayah timur Kabupaten Cirebon.
Sejumlah ruas jalan yang dinilai masih rusak dan membahayakan pengguna, di antaranya ruas jalan Gebang-Losari, Karangsembung-Karangwareng, Lemahabang-Susukan, Pabuaran-Ciledug serta ruas jalan Waled-Pabuaran.
“Infrastruktur jalan di timur Kabupaten Cirebon belum sepenuhnya diperbaiki. Masih banyak jalan strategis yang berlubang dan itu sangat membahayakan, apalagi saat musim hujan,” seru Farhan dalam orasinya.
Selain perbaikan fisik, HMI juga meminta progres penanganan jalan dipublikasikan secara berkala melalui laman resmi dan media sosial pemerintah daerah.
















