Selasa, September 8, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Sampah di Panguragan Cirebon Memakan Hampir Separuh Badan Jalan

Islahuddin by Islahuddin
Selasa, 3 Maret 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Sampah Di Panguragan Cirebon Memakan Hampir Separuh Badan Jalan

Seorang pengendara sepeda motor saat melintasi jalan di kawasan Panguragan, Kabupaten Cirebon yang hampir setengahnya terdapat tumpukan sampah, Senin, 2 Maret 2026.* (Foto: Islah/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Tumpukan sampah di pinggir jalan Nyimas Endang Geulis di wilayah Kecamatan Panguragan dikeluhkan pengendara yang melintas.

Selain menimbulkan bau tak sedap, kondisi tumpukan sampah juga memenuhi hampir separuh badan jalan sehingga mengganggu lalu lintas.

Kondisi tersebut, membuat masyarakat merasa tidak nyaman melintasi ruas jalan tersebut. Tumpukan sampah tersebut bahkan bisa membahayakan pengendara ketika usai diguyur hujan.

Seorang pengendara, Cecep Nacepi (34) mengatakan, tumpukan sampah yang memanjang hingga lebih dari 100 meter itu terjadi sejak lama. Dalam catatannya, sampah di lokasi tersebut sudah menggunung sekira lebih dari lima tahun.

Ia menjelaskan, tumpukan sampah tersebut berada di wilayah perbatasan antara Panguragan Wetan dan Panguragan Kulon.

“Secara administrasi, lokasi gunungan sampah itu masuk ke wilayah Desa Panguragan Wetan, tapi warga di sekitarnya merupakan penduduk Panguragan Kulon, ” ujar Cecep, Senin, 2 Maret 2026.

Warga Desa Lemahtambah itu menambahkan, kondisi tumpukan sampah tersebut sudah dilaporkan ke pihak desa, pihak kecamatan hingga ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Namun, hingga saat ini belum ada langkah penanganan yang konkrit dari pihak-pihak yang berwenang tersebut.

“Tapi sampai sekarang belum ada tindakan atau penanganan,” kata Cecep.

Ia berharap, setidaknya pemerintah daerah bukan hanya berupaya membersihkan sampahnya, tapi juga lebih memperkuat pemahaman masyarakat tentang kebersihan lingkungan.

“Mengedukasi masyarakat dengan melibatkan masyarakat saya kira hal yang baik,” paparnya.

Menanggapi adanya ratusan ton sampah liar hingga “memakan” badan jalan di wilayah tersebut, DLH Kabupaten Cirebon mengakui penanganannya terkendala sejumlah faktor, mulai dari keterbatasan armada hingga kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang sudah melebihi kapasitas.

Berita Terkait

Kebakaran Di Cirebon

Gudang Jamur Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah dan Gudang Mebel

Senin, 7 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau

BPBD Kota Cirebon Imbau Warga Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Kabid Ketersediaan, Kerawanan Dan Distribusi Pangan Dkpp Kabupaten Cirebon, Moch Muslih Saat Memberikan Keterangan Pers Terkait Penemuan 196 Karung Beras Bantuan Pangan Di Sebuah Rumah Di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Senin, 7 September 2026.

Asal-usul 196 Karung Beras Bantuan Pangan di Rumah Warga Waled Diselidiki

Senin, 7 September 2026
Wali Kota Cirebon Effendi Edo Saat Melantik 26 Pejabat Administrator Dan Pejabat Pengawas Di Lingkungan Pemkot Cirebon Di Lapangan Upacara Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Senin, 7 September 2026.

26 Pejabat Eselon III dan IV Pemkot Cirebon Dilantik

Senin, 7 September 2026

Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono melalui Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan, Suyanto mengatakan, saat ini pihaknya terbentur kondisi TPA Gunungsantri yang sudah overload.

Selain itu, alat berat di TPA juga sering mengalami kerusakan sehingga menyebabkan truk pengangkut harus mengantre lama. Akibatnya, proses pengangkutan pun jadi tidak maksimal.

Menurut Suyanto, penanganan sampah juga harus dilakukan secara bertahap mengingat banyaknya titik TPS liar yang harus segera dibersihkan.

“Kita baru saja melakukan pengangkutan di wilayah Pantura Arjawinangun, dan akan dilanjutkan ke Weru, kemudian Dawuan, serta lokasi lainnya,” kata Suyanto.

Ia memastikan, penanganan sampah di Panguragan akan dilakukan secara bertahap sambil menunggu kondisi di TPA Gunungsantri kembali normal dan alat berat beroperasi maksimal.

Setelah dibersihkan, DLH akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Forkopimcam setempat untuk mencegah penumpukan sampah liar terulang, termasuk kemungkinan pemasangan pagar atau spanduk peringatan di lokasi tersebut.

Suyanto mengimbau masyarakat agar memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di lokasi yang bukan merupakan TPS resmi.

“Ini bukan sepenuhnya salah desa. Bisa jadi sampah juga berasal dari masyarakat luar yang melintas. Penanganan sampah adalah tanggung jawab bersama, jangan saling menyalahkan,” tandasnya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonKabupaten CirebonPanguraganSampahSampah di Cirebon
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Kebakaran Di Cirebon
Cirebon

Gudang Jamur Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah dan Gudang Mebel

by Islahuddin
Senin, 7 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau
Cirebon

BPBD Kota Cirebon Imbau Warga Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

by Muhammad Surya
Senin, 7 September 2026
Kabid Ketersediaan, Kerawanan Dan Distribusi Pangan Dkpp Kabupaten Cirebon, Moch Muslih Saat Memberikan Keterangan Pers Terkait Penemuan 196 Karung Beras Bantuan Pangan Di Sebuah Rumah Di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Senin, 7 September 2026.
Cirebon

Asal-usul 196 Karung Beras Bantuan Pangan di Rumah Warga Waled Diselidiki

by Vicky Sugiarto
Senin, 7 September 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Kebakaran Di Cirebon

Gudang Jamur Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah dan Gudang Mebel

Senin, 7 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau

BPBD Kota Cirebon Imbau Warga Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Kabid Ketersediaan, Kerawanan Dan Distribusi Pangan Dkpp Kabupaten Cirebon, Moch Muslih Saat Memberikan Keterangan Pers Terkait Penemuan 196 Karung Beras Bantuan Pangan Di Sebuah Rumah Di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Senin, 7 September 2026.

Asal-usul 196 Karung Beras Bantuan Pangan di Rumah Warga Waled Diselidiki

Senin, 7 September 2026
Wali Kota Cirebon Effendi Edo Saat Melantik 26 Pejabat Administrator Dan Pejabat Pengawas Di Lingkungan Pemkot Cirebon Di Lapangan Upacara Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Senin, 7 September 2026.

26 Pejabat Eselon III dan IV Pemkot Cirebon Dilantik

Senin, 7 September 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.