SUARA CIREBON – Pasar Festival Ramadan yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon di Jalan Siliwangi, dari hari ke hari dinilai menunjukkan adanya peningkatan.
Selain mendapat tanggapan positif dari pelaku UMKM yang menjual menu takjil, masyarakat juga memiliki banyak pilihan saat mencari menu buka puasa.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan Pasar Festival Ramadan menjadi wadah bagi para pelaku UMKM atau peluang pedagang kaki lima yang ingin mendagangkan menu takjil selama bulan Ramadan tahun ini.
“Insyaallah kalau ini memang perputaran ekonomi kerakyatannya bagus, perputaran ekonomi Kota Cirebon juga bagus, kita akan sambung tahun depan. Ini bisa membangkitkan juga perekonomian rakyat di sektor UMKM,” kata Wali Kota Edo, di sela peninjauan Sungai Lebakngok, Selasa, 3 Maret 2026.
Edo memastikan, mengevaluasi pelaksanaan Festival Ramadan setiap pekannya. Hal itu dilakukan agar pelaksanaan kegiatan yang menjadi wadah bagi para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima yang ingin mendagangkan menu takjil selama bulan Ramadan, semakin baik.
Hasil dari evaluasi, ditemukan masih ada beberapa lapak yang kosong, meski setelah pukul 17.00 sudah mulai terisi memang
“Mudah-mudahan sih ini menjadikan satu hal yang bisa untuk meraup rezeki di bulan Ramadhan,” kata Edo.
Selain masalah lapak yang kosong, hasil evaluasi sementara menyoroti perilaku pembeli terkait ketertiban lalu lintas (lalin). Banyak pembeli yang cenderung berhenti langsung di depan lapak menggunakan mobil atau motor.
















