SUARA CIREBON – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon resmi memulai layanan penukaran terpadu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai menjelang Idulfitri 1447 H.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dengan sembilan perbankan yang beroperasi di wilayah Ciayumajakuning.
Bank-bank yang terlibat dalam layanan terpadu ini meliputi BRI, BNI, Mandiri, bjb, BTN, BSI, BCA, Bank Muamalat, dan Bank CIMB Niaga.
Kepala KPw BI Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis mengatakan, penukaran uang baru tahun ini mengalami peningkatan jumlah.
Hal tersebut untuk menyeimbangkan antusias masyarakat yang tinggi serta pesatnya perkembangan ekonomi di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
“Penukaran uang terpadu tahun ini memang ada peningkatan jumlah dibandingkan tahun 2025 lalu. Untuk tahun ini, BI Cirebon menyiapkan sebesar Rp3,89 triliun untuk tahun 2026. Angka ini naik sebesar 25,8 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang berjumlah Rp3,09 triliun,” kata Wihujeng, usai melakukan peninjaun langsung penukaran uang terpadu di Grage City Mall, Senin, 9 Maret 2026.
Untuk memudahkan masyarakat dan menjaga ketertiban, BI menerapkan sistem paket penukaran. Setiap orang dapat menukar maksimal satu paket senilai Rp5,3 juta, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp4,8 juta.
Seluruh akses penukaran, imbuh Wihujeng, wajib melalui situs PINTAR. Hal ini dilakukan untuk memberikan kepastian jadwal dan jumlah uang bagi masyarakat.
















