SUARA CIREBON – Kondisi di Pasar Sandang Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon telah menunjukkan peningkatan jumlah pengunjung, Selasa, 10 Maret 2026.
Pengunjung yang memadati pasar sandang terbesar di Asia Tenggara tersebut, datang dari berbagai daerah, rata-rata untuk untuk berburu pakaian Lebaran.
Aktivitas di pasar tersebut berpotensi menjadi salah satu titik kemacetan saat arus mudik Lebaran 2026. Posisi pasar yang berada tepat di sisi jalur utama pantura ini selalu dipadati pengunjung, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepadatan tidak hanya terjadi di area dalam pasar, tetapi juga meluas hingga ke badan jalan. Banyak kendaraan pengunjung yang terpaksa parkir di bahu jalan karena keterbatasan lahan parkir. Sebagian pedagang juga tampak memanfaatkan bahu jalan sebagai tempat berjualan.
Kondisi tersebut membuat ruang gerak kendaraan di jalur pantura menjadi lebih sempit dan memicu perlambatan arus lalu lintas.
Kanit Lantas Polsek Arjawinangun Iptu Yanto mengatakan, aktivitas Pasar Tegalgubug yang terjadi setiap hari Selasa dan Sabtu kerap menimbulkan kepadatan lalu lintas di jalur pantura.
Menurutnya, kepadatan tidak hanya disebabkan oleh parkir kendaraan di bahu jalan, tetapi juga oleh tingginya aktivitas pengunjung yang menyeberang jalan, sehingga kendaraan yang melintas harus memperlambat laju.
“Kami telah memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak berjualan di bahu jalan,” kata Iptu Yanto.
















