SUARA CIREBON – Ratusan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum di Desa Muara, Kecamatan Suranenggala dan Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati mengalami kerusakan usai diterjang angin puting beliung, pada Rabu, 11 Maret 2026 sekitar pukul 18.30 WIB.
Angin kencang yang datang secara tiba-tiba, sesaat setelah warga berbuka puasa itu, bukan hanya membuat genting rumah warga beterbangan tapi juga menumbangkan puluhan pohon.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin menjelaskan, cuaca di wilayah tersebut saat itu terlihat mendung dengan awan hitam pekat. Tidak lama kemudian muncul pusaran angin yang bergerak dari arah selatan menuju utara.
“Saat itu langit terlihat gelap dengan awan hitam. Beberapa saat kemudian datang pusaran angin puting beliung dari selatan ke utara yang membuat genteng rumah warga berterbangan,” ujar Ikin, Kamis,12 Maret 2026 pagi.
Setelah pusaran angin melanda wilayah tersebut, hujan deras turun disertai angin kencang yang memperparah kerusakan di sejumlah bangunan. Dampak peristiwa tersebut, tercatat sebanyak 113 bangunan di Desa Muara mengalami kerusakan, sementara di Desa Mertasinga sedikitnya 129 bangunan terdampak.
“Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap rumah akibat tersapu angin kencang,” terangnya.
Ikin menyampaikan, angin puting beliung juga menyebabkan sekitar 20 pohon tumbang di sejumlah titik di kedua desa tersebut. Petugas BPBD bersama warga setempat langsung melakukan pembersihan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Pohon-pohon yang tumbang sudah dibersihkan, akses jalan kembali normal,” ujarnya.
















