SUARA CIREBON – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Cirebon melalui penyusunan rancangan besar (grand design) pengembangan usaha berbasis teknologi informasi dan inkubasi wirausaha untuk memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kepala Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Dinkop UKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan tata kelola dan ekosistem bisnis.
Terkait hal itu, Dinkop UKM Kabupaten Cirebon menggelar pertemuan yang dikemas dalam FGD, pada Jumat, 10 April 2026 kemarin.
FGD tersebut, lanjut Alex, menjadi momentum untuk memproyeksikan langkah-langkah strategis bagi pengembangan UMKM melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Ini menjadi momentum untuk mem-progres sekaligus memproyeksikan langkah-langkah strategis pengembangan UMKM, khususnya melalui pemanfaatan teknologi informasi,” kata Alex.
Alex menjelaskan, Kabupaten Cirebon memiliki potensi UMKM yang besar dengan estimasi mencapai lebih dari 200 ribu pelaku usaha yang perlu didorong agar memiliki sistem pengelolaan yang lebih baik dan terintegrasi.
Menurut Alex, penguatan sektor UMKM tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan negara melalui pajak serta penciptaan lapangan kerja.
“Makanya diperlukan pendekatan menyeluruh mulai dari pendataan, tata kelola, hingga penguatan ekosistem bisnis yang berkelanjutan,” jelasnya.
















