Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Getaran Menyerupai Gempa di Cirebon, Masyarakat Diimbau Waspada

Islahuddin by Islahuddin
Selasa, 21 April 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Getaran Menyerupai Gempa di Cirebon, Masyarakat Diimbau Waspada

Tim BPBD saat di mendatangi Desa Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, menyusul laporan terjadinya getaran menyerupai gempa, pada Minggu, 19 April 2026.* (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon menerima laporan terjadinya getaran layaknya gempa yang dirasakan masyarakat Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, pada Minggu, 19 April 2026.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Nuggy Pranugrah Effendi, mengatakan, merespons laporan masyarakat, pihaknya menerjunkan tim satgas guna memitigasi kebencanaan yang mungkin timbul akibat terjadinya getaran tersebut. 

Menurut Nuggy, dari hasil tim yang diterjunkan di lapangan diperoleh laporan, getaran yang membuat geger warga Desa Cipanas tersebut, tidak menimbulkan kerusakan berarti, termasuk tidak adanya korban jiwa. Nuggy mengaku belum bisa memastikan munculnya getaran tersebut akibat adanya aktivitas tambang.

“Belum bisa pastikan juga itu kaitan dengan semburan gas alam yang pernah terjadi sebelumnya. Karena kita selalu melihat analisa dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan pengkajian itu menjadi ranah BMKG,” ujar Nuggy, Senin, 20 April 2026.

Hingga kini, pihaknya belum mendapat laporan resmi dari BMKG terkait karakteristik kegempaan yang terjadi di desa tersebut. BPBD sendiri hanya melakukan penanggulangan dari dampak bencana tersebut.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan munculnya getaran atau gempa susulan.

“Tetap waspada kemungkinan adanya gempa susulan. Karena semua tidak bisa memprediksi terjadinya bencana tersebut,” kata Nuggy.

Ia menjelaskan, hasil monitoring BMKG Bandung mencatat adanya getaran pada Minggu, 19 April 2026 pukul 11.22 WIB melalui sensor di wilayah Pasawahan, Kuningan (PKJM). Namun, rekaman yang tertangkap tergolong sangat kecil dan tidak terekam oleh tiga sensor lain yang berada di sekitar lokasi.

Menurut Nuggy, terdapat empat sensor BMKG di wilayah sekitar Cirebon, yakni di Jatiwangi-Majalengka (JCJI), Pasawahan-Kuningan (PKJM), Astanajapura-Cirebon (ACJM), dan Pabuaran-Cirebon (PCJM).

“Berdasarkan analisis sementara (BMKG), selisih gelombang P dan S yang terekam di sensor PKJM sekitar tiga detik, sehingga sumber getaran diperkirakan berada pada jarak kurang lebih 10 kilometer dari lokasi sensor,” terangnya.

Nuggy menyampaikan, BMKG belum dapat memastikan sumber getaran tersebut. Hal ini karena hanya satu sensor yang merekam kejadian, sehingga sistem belum dapat melakukan proses analisis lebih lanjut.

“Karena hanya satu sensor yang mencatat, maka sistem tidak bisa melakukan prosesing analisa. Oleh karena itu BMKG belum bisa memastikan apakah getaran tersebut merupakan aktivitas seismik yang sangat lokal atau berasal dari sumber lain seperti geotermal maupun aktivitas gunung api,” jelasnya.

Berita Terkait

Kerap Jadi Penyebab Kebakaran, Warga Diimbau Cabut Colokan Listrik saat Tinggalkan Rumah

Kerap Jadi Penyebab Kebakaran, Warga Diimbau Cabut Colokan Listrik saat Tinggalkan Rumah

Selasa, 21 April 2026
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Cirebon Ancam Sebarkan “Foto Pribadi” Korban

Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Cirebon Ancam Sebarkan “Foto Pribadi” Korban

Selasa, 21 April 2026
Federasi Garuda Siap Bela Kepentingan Buruh Daerah

Federasi Garuda Siap Bela Kepentingan Buruh Daerah

Senin, 20 April 2026
Digerebek di Rumah Kontrakan di Cirebon Tanpa Perlawanan, Ribuan Butir Obat Ilegal Disembunyikan di Kardus TV

Digerebek di Rumah Kontrakan di Cirebon Tanpa Perlawanan, Ribuan Butir Obat Ilegal Disembunyikan di Kardus TV

Senin, 20 April 2026

Ia meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia juga meminta masyarakat untuk mempercayai sumber resmi hanya dari BMKG.

Sebelumnya, getaran yang diduga menyerupai gempa dirasakan ratusan warga Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 11.30 WIB. Getaran tersebut terjadi secara tiba-tiba dan membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Salah seorang warga, Wawan, mengungkapkan, getaran terasa cukup kuat hingga memicu kepanikan warga setempat. Ia menyebut, fenomena serupa bahkan terjadi lebih dari sekali dalam sehari.

“Warga sampai keluar rumah karena terasa seperti gempa,” ujar Wawan.

Ia mengatakan, kejadian serupa juga dirasakan warga sejak Sabtu, 18 April 2026. Namun, getaran tidak merata karena hanya dirasakan di beberapa wilayah tertentu.

“Awalnya dikira gempa besar, tapi ternyata hanya terasa di beberapa dusun saja,” ungkapnya.

Perangkat Desa Cipanas, Toyib, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebutkan getaran dirasakan di tiga wilayah, yakni Blok Beledug, Blok Karang Anyar, dan Blok Tarikolot.

“Pada hari ini terjadi dua kali getaran, masing-masing pukul 11.18 WIB dan 11.21 WIB. Getarannya bahkan terasa lebih besar dibandingkan hari sebelumnya,” paparnya.

Meski tidak menimbulkan kerugian materi, getaran yang terjadi berulang kali ini memicu rasa takut dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

“Warga berharap ada penjelasan lebih lanjut agar tidak diliputi kecemasan berkepanjangan,” tegasnya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: BPBD Kabupaten CirebonCirebonGempaGempa di Cirebon
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Kerap Jadi Penyebab Kebakaran, Warga Diimbau Cabut Colokan Listrik saat Tinggalkan Rumah
Cirebon

Kerap Jadi Penyebab Kebakaran, Warga Diimbau Cabut Colokan Listrik saat Tinggalkan Rumah

by Islahuddin
Selasa, 21 April 2026
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Cirebon Ancam Sebarkan “Foto Pribadi” Korban
Cirebon

Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Cirebon Ancam Sebarkan “Foto Pribadi” Korban

by Dede Kurniawan
Selasa, 21 April 2026
Federasi Garuda Siap Bela Kepentingan Buruh Daerah
Cirebon

Federasi Garuda Siap Bela Kepentingan Buruh Daerah

by Islahuddin
Senin, 20 April 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Kerap Jadi Penyebab Kebakaran, Warga Diimbau Cabut Colokan Listrik saat Tinggalkan Rumah

Kerap Jadi Penyebab Kebakaran, Warga Diimbau Cabut Colokan Listrik saat Tinggalkan Rumah

Selasa, 21 April 2026
Getaran Menyerupai Gempa di Cirebon, Masyarakat Diimbau Waspada

Getaran Menyerupai Gempa di Cirebon, Masyarakat Diimbau Waspada

Selasa, 21 April 2026
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Cirebon Ancam Sebarkan “Foto Pribadi” Korban

Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Cirebon Ancam Sebarkan “Foto Pribadi” Korban

Selasa, 21 April 2026
Federasi Garuda Siap Bela Kepentingan Buruh Daerah

Federasi Garuda Siap Bela Kepentingan Buruh Daerah

Senin, 20 April 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.