SUARA CIREBON – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon pun meminta masyarakat untuk memastikan seluruh peralatan listrik dan regulator gas selalu dalam kondisi aman.
Kepala Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra mengatakan, kebakaran kerap terjadi saat rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya. Salah satu penyebab kebakaran yang paling sering terjadi adalah akibat korsleting listrik.
Menurut Dadang, banyak warga yang lupa mencabut colokan listrik (steker) saat meninggalkan rumah sehingga berpotensi menimbulkan hubungan arus pendek.
“Rice cooker, kulkas, kipas angin termasuk pompa air tolong dicabut, kemudian regulator gas juga harus dicabut sebelum rumah ditinggalkan,” kata Dadang, Kamis, 20 April 2026.
Menurut Dadang, Disdamkarmat pernah menangani kasus kebakaran rumah yang disebabkan colokan otomatis pompa air yang lupa dimatikan oleh pemiliknya. Kondisi tersebut memicu korsleting listrik yang kemudian menyebabkan kebakaran.
Selain memastikan instalasi listrik dan gas dalam kondisi aman, Dadang juga mengimbau masyarakat agar melapor kepada tetangga atau ketua RT setempat sebelum meninggalkan rumah.
“Laporkan kepada tetangga atau ketua RT agar rumah yang ditinggalkan bisa ikut diawasi,” ujarnya.
Dadang memastikan, petugas pemadam kebakaran akan tetap siaga selama 24 jam untuk mengantisipasi kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Cirebon.
















