SUARA CIREBON – Proses seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon kini memasuki babak baru. Tiga kandidat kuat, yakni Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Iing Daiman, Asisten Administrasi Umum Arif Kurniawan, dan Kepala Bappelitbangda Agus Heryawan, dinyatakan lolos uji kompetensi (ukom) dan namanya telah resmi diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Sri Lakshmi mengatakan, selain pengusulan ke BKN, tahapan selanjutnya adalah melayangkan surat kepada Gubernur Jawa Barat guna mendapatkan rekomendasi resmi.
Menurut Sri, mekanisme penilaian calon sekda didasarkan pada penggabungan nilai manajemen talenta dan evaluasi dari Komite Talenta.
“​Nilai manajemen talenta memiliki porsi sebesar 70 persen, sedangkan 30 persen sisanya ditentukan oleh Komite Talenta yang diketuai oleh Pak (Pj) Sekda dengan anggota dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Sri, Senin, 20 April 2026.
Sri menegaskan, setelah rekomendasi dari Gubernur dan persetujuan teknis dari BKN keluar, keputusan akhir untuk memilih satu nama yang akan menjabat sebagai Sekda definitif berada di tangan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo.
​”Nanti dipilih sama Pak Wali kalau sudah keluar rekomendasi dan persetujuan teknisnya,” tambahnya.
Terkait siapa yang mendapatkan nilai tertinggi di antara ketiga kandidat, pihaknya enggan membeberkan lebih lanjut. Menurutnya, rincian nilai tersebut merupakan kewenangan Ketua Komite Talenta.
​”Itu bukan kewenangan saya untuk menyampaikan nilai tertingginya. Silakan ditanyakan langsung kepada Ketua Komite Talenta,” pungkasnya.
















