SUARA CIREBON –Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia menghadiri peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-10 komunitas Mari Sejahterakan Petani (MSP) di Desa Sukadana, Kecamatan Pabuaran, Sabtu, 25 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Sophi mengungkapkan, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Kontribusi sektor ini terhadap produk domestik bruto (PDB), menjadi alasan kuat bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat keberpihakan terhadap petani.
Sophi mengatakan, DPRD Kabupaten Cirebon telah mengambil langkah konkret melalui pembenahan regulasi, salah satunya dengan mendorong pemanfaatan 214 hektare lahan pertanian yang dapat disewakan langsung kepada petani penggarap.
Kebijakan ini dinilai sebagai upaya strategis untuk memangkas biaya produksi sekaligus memperluas akses petani terhadap lahan garapan.
“Tujuannya tidak lain agar para petani di Kabupaten Cirebon bisa menggarap lahan dan memproduksi hasil pertanian dengan biaya yang lebih efisien. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen kami selaku wakil rakyat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani,” kata Sophi.
Menurut Sophi, DPRD mendorong agar sistem distribusi lahan menjadi lebih adil dan efisien, sehingga petani tidak lagi terbebani oleh rantai perantara yang berpotensi meningkatkan biaya produksi.
Sophi juga menyinggung berbagai tantangan yang masih dihadapi sektor pertanian, mulai dari persoalan pupuk, dampak perubahan iklim terhadap kondisi cuaca, hingga keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi pertanian. Menurutnya, kompleksitas persoalan ini memerlukan penanganan lintas sektor yang terintegrasi.
Oleh karena itu, ia mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan komunitas petani untuk bersama-sama menghadapi tantangan tersebut. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian di tingkat lokal.
Ia menilai kehadiran MSP memiliki peran penting sebagai wadah aspirasi petani. Organisasi ini dinilai mampu menjembatani kebutuhan petani dengan para pemangku kebijakan, sekaligus menjadi ruang konsolidasi dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan di lapangan.
“Kami ingin ke depan ada secercah harapan bagi para petani agar bisa sejahtera dan mendapatkan keadilan ekonomi,” ujarnya.
Sophi berharap adanya perbaikan struktural dalam sistem pertanian, sehingga petani tidak hanya menjadi pelaku produksi, tetapi juga memperoleh nilai ekonomi yang lebih adil.
Pada momentum satu dekade MSP, Sophi berharap organisasi tersebut terus konsisten dalam mengadvokasi kepentingan petani serta memperkuat perannya dalam mendorong kesejahteraan di tingkat akar rumput. (Baim)
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















