SUARA CIREBON – Sebuah gudang di kawasan padat penduduk Dusun 02 Cucukul, RT 017, RW 004, Desa Lebakmekar, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, terbakar hebat, pada Minggu, 3 Mei 2026 pagi.
Warga sekitar yang mengetahui peristiwa kebakaran sempat mendengar suara ledakan dari dalam gudang. Diduga, sumber ledakan berasal dari tabung gas elpiji 3 kilogram yang berada di dalam gudang bersama barang-barang lainnya seperti gabah, kusen, kardus dan lainnya.
Kabid Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan, kebakaran gudang tersebut diterima pihaknya sekitar pukul 07.13 WIB.
“Damkar Sektor Greged menerima laporan adanya kebakaran rumah yang dijadikan gudang penyimpanan gas elpiji 3 kg di Desa Lebakmekar, mendapat laporan itu satu armada pancar beserta anggota meluncur ke lokasi kebakaran,” ujar Eno Sujana.
Setelah berjibaku kurang dari 30 menit, api berhasil dipadamkan. Untuk memastikan lokasi benar-benar aman, tim Damkar melanjutkan dengan proses pendinginan.
“Pukul 07.50 WIB api dapat dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan,” kata Eno.
Eno menjelaskan, kebakaran gudang tersebut diketahui warga setempat dari kepulan asap di atap gudang. Warga kemudian menelusuri kemunculan asap di gudang tersebut.
“Setelah dicek ternyata ada api di dalam bangunan tersebut. Warga yang mengetahui ada kebakaran langsung melaporkan ke perangkat desa,” jelas Eno.
Insiden tersebut diduga disebabkan korsleting listrik dari lampu di bagian tengah gudang dan merembet ke bagian yang mudah terbakar. Kemudian api menerjang tumpukan tabung gas melon yang berada di dekat tumpukan kusen kayu jati serta tumpukan kardus bekas.
“Saat kejadian, warga sempat mendengar adanya suara ledakan,” paparnya.
Menurut Eno, peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan 1 unit genset, 1 unit mesin pompa air, 1 unit Vespa Sprint dengan Nopol E 6631 HAM, 100 tabung gas, 1,5 ton padi, sejumlah kusen kayu jati serta tumpukan kardus.
“Penyebabnya diduga dari korsleting listrik. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atau luka. Untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta. Namun proses pemadaman terkendala sumber air dan akses jalan yang sempit,” tandasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















