SUARA CIREBON – Dosen Jurusan Informatika UIN Siber Cirebon, Saluky, meraih Juara Harapan 2 dalam kompetisi nasional Halal Metriks 2026 yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Senin, 5 Mei 2026.
Penghargaan tersebut diraih melalui poster ilmiah berjudul “Perancangan Explainable AI (XAI) untuk Klasifikasi Bahan Halal Menggunakan Pemindaian Produk Berbasis OCR”.
Karya ini menghadirkan inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk membantu identifikasi status kehalalan produk.
Dalam penelitiannya, Saluky mengembangkan sistem yang mampu membaca komposisi bahan pada kemasan produk menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR), kemudian menganalisisnya dengan model Artificial Intelligence (AI) untuk menentukan kategori halal, haram, atau syubhat.
Sistem tersebut juga menerapkan pendekatan Explainable AI (XAI) yang memungkinkan pengguna memahami alasan di balik hasil klasifikasi yang diberikan.
“Pendekatan ini diharapkan menjadi solusi praktis bagi masyarakat untuk mengevaluasi kehalalan produk secara mandiri,” ujar Saluky.
Teknologi yang dikembangkan bekerja melalui beberapa tahapan, mulai dari pengambilan citra produk, preprocessing, ekstraksi teks menggunakan OCR, hingga proses klasifikasi berbasis AI.
Hasil penelitian menunjukkan sistem memiliki tingkat akurasi yang baik dalam membaca informasi produk dan mengelompokkan bahan.
Kompetisi Halal Metriks merupakan ajang ilmiah yang mempertemukan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk menghadirkan inovasi berbasis sains dan teknologi dalam mendukung industri halal.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















