SUARA CIREBON – Sebuah pabrik briket batu bara di Blok Pejagan Asem, Desa Palimanan Barat (Palbar), Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, terbakar hebat, pada Minggu, 17 Mei 2026 dini hari.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana mengatakan, insiden tersebut diketahui pukul 00.30 WIB itu, diduga akibat suhu berlebih atau over heat pada oven produksi.
Karyawan yang bertugas malam melihat kepulan asap dari belakang ruang oven di sisi utara bangunan utama. Dari celah pintu oven tersebut, sang karyawan melihat adanya kobaran api dengan kondisi pintu terkunci gembok. Sejumlah karyawan kemudian berusaha memotong gembok menggunakan mesin gerinda. Setelah pintu terbuka, karyawan berusaha memadamkan kobaran api dengan alat pemadam api ringan (APAR).
“Saat itu api sudah membesar. Sebagai upaya awal, pemadaman dilakukan para karyawan menggunakan APAR sambil meminta bantuan Damkar Sektor Palimanan,” kata Eno Sujana.
Eno menyampaikan, tim Damkar Sektor Palimanan langsung bergerak menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan kebakaran pabrik tersebut. Saat Damkar tiba di lokasi, api sudah membesar di area penyimpanan bahan baku briket.
“Kami langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke bangunan utama pabrik,” jelas Eno.
Ia mengatakan, proses pemadaman pabrik milik PT Marabunta ini dilakukan dengan melibatkan empat Sektor Damkar, yakni Sektor Palimanan, Weru, Sumber, dan Sektor Arjawinangun. Empat sektor tersebut langsung dikerahkan akibat kesulitan mendapatkan sumber air untuk proses pemadaman.
“Sebanyak empat unit pancar diterjunkan dalam proses pemadaman dan pendinginan yang berlangsung selama kurang lebih enam jam,” paparnya.
Selain terkendala sumber air, proses pemadaman juga terkendala oleh tumpukan rak berisi briket yang tersusun rapat dengan tinggi sekitar dua meter dan berjajar sepanjang 12 meter. Petugas pun harus membongkar satu per satu tumpukan briket agar air dapat menjangkau titik api.
Eno mengungkapkan, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 06.16 WIB. Sementara proses pendinginannya selesai pukul 07.03 WIB. Proses pemadaman juga melibatkan anggota Polsek Palimanan, Babinsa Palimanan Barat, serta karyawan PT Marabunta.
Akibat kejadian tersebut, sekitar empat ton bahan briket batu bara hangus terbakar dengan luas area terbakar mencapai 48 meter persegi.
“Sekitar 1.752 meter persegi area lainnya berhasil diselamatkan dari amukan api. Total luas kawasan pabrik mencapai sekitar 1.800 meter persegi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Untuk nilai kerugian materi masih dalam pendataan,” tandasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















