SUARA CIREBON – Menjelang Hari Raya Iduladha, lapak pedagang hewan kurban terlihat menghiasi sejumlah sudut jalan. Beberapa lapak hanya menyediakan hewan kurban tertentu seperti sapi saja atau domba saja. Namun, ada juga yang menyiapkan paket pilihan lengkap yakni sapi dan domba kurban.
Berbagai cara pun dilakukan pedagang untuk menarik perhatian calon pembeli. Salah satunya, seperti yang dilakukan pedagang di Desa Battembat, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon.
Di lapak yang menyediakan sejumlah sapi berukuran jumbo tersebut tersebut, tim pemasaran menampilkan SPG berpakaian ala koboi. Konsep ini diklaim mampu meningkatkan penjualan hewan kurban.
Pemilik lapak, Abung Kusman, menjelaskan, sengaja menghadirkan tema koboi sebagai daya tarik yang berbeda dengan pedagang hewan kurban lain.
“Tema koboi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pembeli. Tema ini saya pilih karena belum ada yang seperti ini di tempat lain,” kata Abung Kusman, Minggu, 17 Mei 2026.
Abung menyakini, selain dapat menarik perhatian calon pembeli, tema koboi juga sekaligus memberikan suasana berbeda.
“Tema koboi dipilih karena identik dengan dunia peternakan sapi di luar negeri. Di sini tersedia berbagai jenis sapi kurban mulai dari simental, brahman, limosin, hingga sapi bali dan madura,” ujarnya.
Untuk harga sapi pun bervariasi, mulai dari Rp16 juta hingga Rp120 juta tergantung ukuran dan jenis. Pihaknya menjamin kesehatan hewan dengan pemberian vaksin dan pengawasan rutin untuk mencegah penyakit mulut dan kuku maupun gangguan kesehatan lainnya.
“Bahkan pembeli kami berikan garansi apabila kondisi sapi mengalami penurunan sebelum hari penyembelihan,” tegasnya.
Dengan konsep unik ala koboi ini, dirinya berharap usaha penjualan hewan kurban miliknya semakin dikenal masyarakat dan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi para calon pembeli.
Sementara itu SPG koboi, Putri Salsabila, mengaku, awalnya sempat merasa gugup karena harus berdampingan langsung dengan sapi-sapi besar. Namun pengalaman tersebut justru menjadi hal seru dan menantang baginya.
”Apalagi ini menjadi pengalaman pertama bagi saya menjadi koboi di tempat penjualan sapi, yang mana biasanya kalau SPG itu berada di tempat-tempat yang ber-AC,” ujar Putri singkat.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















