SUARA CIREBON – Kerusakan infrastruktur jalan poros desa di wilayah Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, kembali menjadi sorotan warga.
Sorotan kali ini tertuju pada Jalan Rasjid Singawijaya yang berada di antara Desa Karangwangun dan Desa Pakusamben. Hal itu karena jalan disebut mengalami kerusakan cukup parah dan belum mendapat penanganan maksimal selama bertahun-tahun.
Kondisi jalan poros desa itu dipenuhi lubang yang cukup dalam dan lebar. Ironisnya, permukaan jalan nyaris tidak menyisakan aspal. Yang terlihat nyata didominasi tanah bercampur lumpurĀ membuat aktivitas masyarakat jadi terganggu.
Warga setempat, Jarot mengatakan, jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari digunakan warga untuk bekerja, bersekolah, hingga menjalankan aktivitas ekonomi. Selain menyebabkan perjalanan warga menjadi lebih lama dan rawan kecelakaan, kondisi jalan rusak juga berimbas pada kerusakan pada bagian roda dan kaki-kaki sepeda motor.
Menurut Jarot, kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama namun belum ada perbaikan yang signifikan.
āKalau tidak salah, Jalan Rasjid Singawijaya ini sudah rusak sekitar tujuh tahun. Padahal kami setiap tahun tetap bayar pajak kendaraan,ā ujar Jarot, Senin, 18 Mei 2026.
Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan agar aktivitas masyarakat kembali lancar dan aman. Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kerusakan jalan yang dibiarkan terlalu lama juga dikhawatirkan akan semakin parah, terlebih saat musim hujan tiba karena genangan air menutupi lubang di badan jalan.
Sementara itu, Pemerintah Desa Karangwangun, Kecamatan Babakan, mengaku telah berupaya memperjuangkan perbaikan jalan yang menghubungkan desanya dengan Desa Pakusamben.
Kuwu Karangwangun, Taufik Islami, mengatakan, jalan tersebut memiliki peranan penting bagi aktivitas masyarakat. Selain menjadi akses penghubung antar desa, jalan itu juga digunakan sebagai jalur perekonomian, pertanian, hingga jalur alternatif menuju kawasan industri di wilayah Kecamatan Pabedilan.
āJalan ini sangat vital karena menjadi akses masyarakat untuk kegiatan ekonomi, pertanian dan jalur alternatif menuju kawasan industri,ā ujar Taufik Islami.
Menurutnya, Pemerintah Desa Karangwangun sudah beberapa kali mengajukan usulan perbaikan kepada Dinas PUTR Kabupaten Cirebon. Selain itu, pihak desa juga meminta dukungan anggota DPRD Kabupaten Cirebon agar perbaikan dapat dialokasikan melalui anggaran pokok pikiran (pokir).
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada tahun ini, jalan tersebut mendapat respons dari Dinas PUTR Kabupaten Cirebon melalui anggaran pokir anggota DPRD Kabupaten Cirebon untuk dilakukan peningkatan jalan berupa pengaspalan sepanjang 400 meter.
āAlhamdulillah, tahun ini sudah ada respons untuk peningkatan jalan melalui pengaspalan sepanjang 400 meter, sementara sisanya akan dilakukan peneliharaan, semoga kedepannya tidak ada lagi keluhan dari maayarakat,ā katanya.
Taufik berharap realisasi perbaikan dapat segera dilakukan sehingga akses transportasi masyarakat menjadi lebih nyaman dan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga di wilayah tersebut.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami diĀ Google News Suara CirebonĀ dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik linkĀ Suara Cirebon Update, kemudian join.



















