SUARA CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon berpotensi tidak dapat membayar penuh Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), karena performa keuangan daerah yang terbatas.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon, Arif Kurniawan, mengatakan, performa keuangan daerah yang terbatas membuat Pemerintah Kota Cirebon harus memutar otak.
Salah satu opsi adalah TPP ASN kemungkinan besar tidak bisa dibayarkan penuh, karena keuangan daerah hanya cukup untuk pembayaran gaji pokok.
Arif menjelaskan, proses penyelesaian terkait pos anggaran ini sedang diupayakan rampung bulan ini. Diharapkan, pada bulan Juli mendatang seluruh skema pembayaran sudah bisa diselesaikan.
“Insyaallah bulan ini mungkin bisa diselesaikan, jadi bulan Juli mudah-mudahan bisa dicairkan,” ujar Arif saat memberikan keterangan kepada media, Rabu, 10 Juni 2026.
Ketika dikonfirmasi mengenai skema pencairan TPP, Arif mengaku bahwa kondisi kas daerah saat ini tidak memungkinkan untuk membayar TPP secara penuh bersamaan dengan gaji pokok. Pemerintah daerah terpaksa mengambil kebijakan pahit untuk mendahulukan pemenuhan gaji pokok saja.
“Terpaksa tidak bisa dengan TPP, tapi pokoknya saja. Karena kalau dengan TPP kan Rp46 miliar kalau full. Nah, enggak cukup kita duitnya. Yang bisa kita bayarkan sekitar Rp28,2 miliar,” ungkapnya.
Arif tidak menampik bahwa beban TPP saat ini hampir setara dengan beban gaji pokok ASN. Salah satu pemicu melonjaknya beban belanja pegawai tersebut adalah adanya penambahan pegawai baru melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu.
“Jumlah pegawai kita bertambah dengan adanya tambahan P3K. Kalau yang paruh waktu mungkin enggak masuk situ, tapi yang P3K penuh waktu itu yang menjadi beban di TPP kita,” jelas Arif.
Dengan selisih anggaran yang mencapai kurang lebih Rp22 miliar dari kebutuhan total sebesar Rp46 miliar, BPKPD Kota Cirebon kini fokus mengamankan ketersediaan dana untuk memastikan hak dasar pegawai, yakni gaji pokok tetap dapat disalurkan tepat waktu.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.



















