SUARA CIREBON – Tim Penelitian MoRA Kementerian Agama RI–LPDP Tahun 2026 dari UIN Siber Cirebon berhasil melakukan panen perdana sekitar 1 ton cabai organik di Desa Sarwadadi, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, pada 13–14 Juni 2026.
Panen tersebut merupakan bagian dari penelitian bertema Transformasi Ekonomi Pertanian Purba Berbasis Syariah dan Smart Farming yang dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua Tim Peneliti, Prof. Dr. Abdul Aziz, M.Ag., mengatakan penelitian tersebut bertujuan membuktikan bahwa hasil riset perguruan tinggi dapat diterapkan secara langsung dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan inovasi pertanian yang sehat, ekonomis, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal,” ujarnya.
Dalam program tersebut, sekitar 1.000 pohon cabai ditanam menggunakan media tanam organik yang terdiri dari batu kecil, batang pisang, jerami, pupuk kandang, tanah sawah, dan kapur dolomit. Seluruh media tanam disiram menggunakan larutan Mikroorganisme Lokal (MoL) untuk meningkatkan kesuburan secara alami.
Dari hasil panen perdana, setiap tanaman rata-rata menghasilkan sekitar 1 kilogram cabe segar sehingga total produksi mencapai 1 ton. Sebagian tanaman masih berada dalam masa produktif dan diperkirakan akan menghasilkan panen lanjutan dalam beberapa pekan mendatang.
Selain menggunakan sistem pertanian organik, penelitian ini juga memanfaatkan galon bekas dan karung sebagai media tanam. Metode tersebut diterapkan pada lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi dengan pola tumpang sari bersama tanaman nanas.
Menurut Abdul Aziz, penggunaan bahan-bahan lokal dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia sekaligus menekan biaya produksi pertanian.
“Jerami, kotoran ternak, batang pisang, hingga mikroorganisme lokal dapat dimanfaatkan sebagai sumber kesuburan yang murah dan berkelanjutan,” katanya.
Ia berharap model pertanian yang dikembangkan dapat diterapkan oleh petani, kelompok tani, maupun pesantren di berbagai daerah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penelitian tersebut merupakan salah satu program riset yang didanai MoRA Kementerian Agama RI dan LPDP Tahun 2026 dengan fokus pada pengembangan pertanian ramah lingkungan berbasis kearifan lokal dan teknologi tepat guna.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















