SUARA CIREBON – Gorong-gorong Jalan Tangkil Gede, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon yang menghubungkan Watubelah-Kertasari ambles membentuk lubang berdiameter hampir dua meter dengan kedalaman lebih dari 60 centimeter, sejak tiga bulan lalu.
Akibatnya, akses kendaraan roda empat terputus dan hanya sepeda motor yang masih bisa melintas secara bergantian. Lubang besar yang muncul di tengah badan jalan memperlihatkan instalasi pipa di bawah permukaan jalan, sehingga dinilai sangat membahayakan pengguna jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon, Sunanto melalui Kepala Bidang Bina Marga, Rezza Fauzi, mengatakan, perbaikan gorong-gorong dinilai lebih mendesak karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, meski masih banyak ruas jalan yang memerlukan penanganan.
Rezza mengatakan, sejumlah gorong-gorong di Kabupaten Cirebon yang mengalami kerusakan bakal mendapat prioritas perbaikan tahun ini. Anggaran perbaikan sejumlah gorong-gorong tersebut disiapkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.
“Kalau anggaran memungkinkan, tentu kami ingin memperbaiki jalan sekaligus. Karena anggaran terbatas, kami memprioritaskan perbaikan gorong-gorong yang kondisinya sudah rusak,” ujar Rezza,, Jumat, 3 Juli 2026.
Salah satu titik yang masuk prioritas perbaikan, lanjut Rezza adalah gorong-gorong ambles di ruas jalan Watubelah-Kertasari yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Menurut Rezza, anggaran yang disiapkan untuk setiap titik perbaikan berkisar antara Rp100 juta hingga Rp200 juta, tergantung pada tingkat kerusakan dan kebutuhan konstruksi di lapangan. Ia memastikan, pekerjaan fisik akan mulai dilaksanakan setelah APBD Perubahan disahkan, dengan target pelaksanaan pada Oktober 2026.
“Perbaikan gorong-gorong kami pastikan menjadi prioritas. Itu akan segera dikerjakan, agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun mengganggu aktivitas masyarakat,” terangnya.
Ia menjelaskan, terdapat sekitar 10 titik gorong-gorong yang akan diperbaiki pada APBD Perubahan tahun ini. Aelain di ruas Watubelah-Kertasari, perbaikan juga akan dilakukan pada gorong-gorong di belakang Polresta Cirebon serta di ruas jalan Watubelah-Karangsari, di Desa Cempaka.
Khusus gorong-gorong di Desa Cempaka, DPUTR telah melakukan penanganan sementara dengan memasang pelat penutup. Namun, solusi tersebut belum mampu menahan beban kendaraan yang melintas. Sehingga kerusakan terus melebar dan memerlukan penanganan permanen.
Sebelumnya, Lurah Watubelah Mohamad Idris bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) setempat telah meninjau ruas jalan di Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, yang mengalami kerusakan cukup parah akibat ambles.
“Hasil peninjauan menunjukkan jalan mengalami amblas dan kondisinya cukup membahayakan,” kata Idris.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















