SUARA CIREBON – Potensi gangguan akibat angin kencang yang mulai meningkat belakangan ini, merupakan fenomena yang harus diwaspadai. Pasalnya, peningkatan angin kencang ini dapat menyebabkan pohon tumbang, ranting patah, kerusakan fasilitas, hingga membahayakan keselamatan warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang dapat menimbulkan berbagai risiko bencana.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Syamsul Huda mengingatkan masyarakat agar menghindari aktivitas di lokasi yang berisiko saat terjadi angin kencang. Salah satunya tidak berteduh di bawah pohon karena berpotensi tertimpa dahan maupun pohon tumbang.
Ia meminta warga lebih waspada dan segera mencari tempat aman ketika terjadi angin kencang.
“Hindari berada di sekitar pohon besar, papan reklame, maupun benda lain yang mudah roboh atau terbawa angin,” kata Syamsul, Rabu, 8 Juli 2026.
Syamsul juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan dan membakar sampah.
Menurutnya, puntung rokok yang masih menyala dan pembakaran sampah dapat memicu kebakaran, terutama di wilayah kering seperti lahan kosong, semak belukar, hingga kawasan hutan.
Apabila terjadi kondisi darurat atau membutuhkan bantuan penanganan bencana, masyarakat dapat menghubungi Call Center BPBD Kabupaten Cirebon di nomor 0877-8729-9991.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi bencana.
“Pencegahan bencana dimulai dari kepedulian bersama. Masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko bencana,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















