SUARA CIREBON – WAKIL Bupati Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman, secara resmi membuka Festival Bandeng Losari yang digelar di Desa Mulyasari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Minggu, 12 Juli 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mulyasari tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Festival Bandeng Losari ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi perikanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa. Wabup pun memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Mulyasari dan BUMDes yang telah menginisiasi penyelenggaraan Festival Bandeng Losari.
Menurut Wabup, kegiatan tersebut merupakan bentuk inovasi yang mampu mengangkat potensi lokal menjadi daya tarik wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Semoga Festival Bandeng Losari dapat terus diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian desa, terutama bagi pelaku UMKM, pedagang, dan para pembudidaya bandeng,” kata Jigus, sapaan akrab Wabup.
Jigus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon saat ini terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata dengan mendorong lahirnya destinasi dan event berbasis desa. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Hingga saat ini, terdapat sekitar 90 desa di Kabupaten Cirebon yang telah masuk dalam kategori desa wisata. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong setiap desa agar mampu menggali potensi yang dimiliki dan mengemasnya menjadi kegiatan yang menarik minat wisatawan.
“Semoga desa-desa lain mampu meniru apa yang dilakukan Desa Mulyasari. Setiap desa memiliki potensi yang berbeda-beda. Jika dikembangkan dengan baik melalui berbagai kegiatan, tentu akan mampu mendatangkan wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Jigus menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BUMDes, pelaku usaha, serta masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal.
Ia berharap Festival Bandeng Losari tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi agenda wisata tahunan yang mampu memperkuat identitas Kecamatan Losari sebagai salah satu sentra budidaya bandeng di Kabupaten Cirebon.
“Semakin banyak inovasi melalui kegiatan budaya, kuliner, maupun potensi lokal lainnya, maka semakin besar pula manfaat yang dirasakan masyarakat. Yang paling penting adalah adanya peningkatan perputaran ekonomi sehingga kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat,” tuturnya.
Selain menjadi ajang promosi hasil budidaya bandeng, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperluas promosi potensi Desa Mulyasari sebagai salah satu destinasi wisata berbasis potensi lokal di Kabupaten Cirebon.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















