Selasa, Juli 14, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Kaji Sanksi, DLH Kabupaten Cirebon Catat 40 TPS Liar Ekstrem

Vicky Sugiarto by Vicky Sugiarto
Senin, 13 Juli 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Kaji Sanksi, Dlh Kabupaten Cirebon Catat 40 Tps Liar Ekstrem

Salah satu titik TPS liar di Kabupaten Cirebon.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) liar masih menjadi persoalan serius yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Cirebon. Jumlah TPS liar makin meningkat, seiring rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon mencatat, sedikitnya masih terdapat sekitar 40 titik TPS liar yang tergolong ekstrem.

Sekretaris DLH Kabupaten Cirebon, Sugeng Wahyudi, mengatakan, data tersebut merupakan pendataan terakhir yang dimiliki DLH.

Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher

“Berdasarkan data di kita (DLH, red), kurang lebih itu di 40-an lokasi yang menurut kita ekstrem. Kalau yang hanya tumpukan-tumpukan kecil, sementara tidak kita sebut TPS liar. Jumlahnya berpotensi bertambah karena kita masih menunggu laporan terbaru dari masing-masing kecamatan,” kata Sugeng, saat ditemui, Jumat, 10 Juli 2026.

‎Sugeng menegaskan, puluhan TPS liar tersebut tidak tersebar di seluruh kecamatan. Lokasi-lokasi yang paling sering menjadi tempat pembuangan sampah ilegal umumnya berada di kawasan yang mudah diakses kendaraan, seperti jalur lintasan maupun area dekat pintu tol.

‎”Tidak semua kecamatan, biasanya yang menjadi lintasan kendaraan, seperti Ciwaringin atau dekat pintu tol. Orang sambil lewat buang sampah sehingga lama-kelamaan menjadi menumpuk,” ujarnya.

‎Fenomena tersebut menjadi persoalan yang cukup dilematis bagi pemerintah daerah. Di satu sisi, tumpukan sampah harus segera dibersihkan, karena mengganggu kebersihan dan estetika lingkungan. ‎Namun di sisi lain, pembersihan yang dilakukan justru terkadang memunculkan anggapan bahwa pemerintah akan selalu membersihkan sampah yang dibuang sembarangan.

‎”Kalau kita bereskan nanti ada preseden toh nanti juga diberesin, tapi kalau tidak dibereskan, estetikanya juga jelek dan menjadi kumuh, jadi memang dilematis bagi kami,” ungkapnya.

‎Berdasarkan pengamatan petugas di lapangan, mayoritas sampah yang menumpuk di TPS liar merupakan sampah rumah tangga yang dibungkus plastik lalu dibuang begitu saja oleh pengendara saat melintas.

‎”Kalau dilihat, kebanyakan sampah rumah tangga. Mereka memasukkan sampah ke plastik lalu sambil lewat langsung dilempar,” katanya.

Berita Terkait

Kontingen Kabupaten Cirebon Juara Umum Popwilda Iii 2026

Kontingen Kabupaten Cirebon Juara Umum Popwilda III 2026

Senin, 13 Juli 2026
Mundur, Mpls Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Dimulai Akhir Juli 2026

Mundur, MPLS Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Dimulai Akhir Juli 2026

Senin, 13 Juli 2026
Pemkot Cirebon Defisit Rp109,6 Miliar, Dipengaruhi Beban Gaji Pppk, Laporkan Kondisi Riil Ke Kemendagri

Pemkot Cirebon Defisit Rp109,6 Miliar, Dipengaruhi Beban Gaji PPPK, Laporkan Kondisi Riil ke Kemendagri

Senin, 13 Juli 2026
Dputr Kabupaten Cirebon: Perbaikan Daerah Irigasi Jatisawit Masuk Prioritas

DPUTR Kabupaten Cirebon: Perbaikan Daerah Irigasi Jatisawit Masuk Prioritas

Senin, 13 Juli 2026

‎Sebagai langkah penanganan, DLH selama ini rutin membersihkan TPS liar, kemudian memasang spanduk larangan membuang sampah serta berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kecamatan untuk memasang pagar di lokasi yang rawan. ‎Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan munculnya kembali TPS liar.

“Biasanya setelah dibersihkan kita pasang spanduk, kalau disepakati dipagar ya dipagar, tapi itu juga tidak menjamin di lokasi tersebut tidak akan terjadi lagi pembuangan sampah liar. Mindset masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan memang masih menjadi tantangan,” ungkapnya.

‎Sugeng mencontohkan salah satu lokasi di Kecamatan Kedawung yang sebelumnya telah dipasang spanduk larangan, beberapa waktu kemudian kembali muncul tumpukan sampah baru.

‎Melihat kondisi tersebut, DLH Kabupaten Cirebon mulai mengkaji penerapan sistem reward dan punishment dalam pengelolaan sampah. ‎Masyarakat yang aktif memilah sampah akan diberikan bentuk apresiasi, sedangkan pelaku pembuangan sampah sembarangan direncanakan mendapat sanksi.

‎”Keinginan Bupati khususnya Pak Kadis, memang harus ada reward dan punishment. Yang melakukan pemilahan sampah mungkin kita bantu, sementara yang membuang sampah sembarangan juga harus ada punishment. Saat ini masih menjadi wacana dan sedang dikaji,” jelasnya.

‎Dinas Lingkungan Hidup berharap kebijakan tersebut nantinya dapat menjadi efek jera sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.

“Penanganan persoalan TPS liar tidak cukup hanya mengandalkan pembersihan rutin, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi menjadikan lahan kosong sebagai tempat membuang sampah secara sembarangan,” pungkasnya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonDLH Kabupaten CirebonKabupaten CirebonTPS LiarTPS Liar di Kabupaten Cirebon
Vicky Sugiarto

Vicky Sugiarto

Berita Terkait

Kontingen Kabupaten Cirebon Juara Umum Popwilda Iii 2026
Cirebon

Kontingen Kabupaten Cirebon Juara Umum Popwilda III 2026

by Dede Kurniawan
Senin, 13 Juli 2026
Mundur, Mpls Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Dimulai Akhir Juli 2026
Cirebon

Mundur, MPLS Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Dimulai Akhir Juli 2026

by Islahuddin
Senin, 13 Juli 2026
Pemkot Cirebon Defisit Rp109,6 Miliar, Dipengaruhi Beban Gaji Pppk, Laporkan Kondisi Riil Ke Kemendagri
Berita Utama

Pemkot Cirebon Defisit Rp109,6 Miliar, Dipengaruhi Beban Gaji PPPK, Laporkan Kondisi Riil ke Kemendagri

by Muhammad Surya
Senin, 13 Juli 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Kontingen Kabupaten Cirebon Juara Umum Popwilda Iii 2026

Kontingen Kabupaten Cirebon Juara Umum Popwilda III 2026

Senin, 13 Juli 2026
Kaji Sanksi, Dlh Kabupaten Cirebon Catat 40 Tps Liar Ekstrem

Kaji Sanksi, DLH Kabupaten Cirebon Catat 40 TPS Liar Ekstrem

Senin, 13 Juli 2026
Mundur, Mpls Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Dimulai Akhir Juli 2026

Mundur, MPLS Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Dimulai Akhir Juli 2026

Senin, 13 Juli 2026
Pemkot Cirebon Defisit Rp109,6 Miliar, Dipengaruhi Beban Gaji Pppk, Laporkan Kondisi Riil Ke Kemendagri

Pemkot Cirebon Defisit Rp109,6 Miliar, Dipengaruhi Beban Gaji PPPK, Laporkan Kondisi Riil ke Kemendagri

Senin, 13 Juli 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.