SUARA CIREBON – Sebuah rumah di lokasi padat penduduk Dusun 03 RT 004/005, Desa Serang Kulon, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, diamuk si jago merah, pada Minggu, 19 Juli 2026 malam.
Warga setempat yang mengetahui kebakaran tersebut berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Di tengah upaya tersebut, sebagian warga berusaha menyelamatkan pemilik rumah, Maniah yang sedang tidur di dalam kamar bersama anaknya.
Kuwu Serang Kulon, Alimudin, mengatakan pemerintah desa bersama warga langsung bergerak cepat setelah menerima informasi kebakaran dan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran.
“Petugas Damkar, TNI, Polri, dan semua pihak sigap membantu proses penyelamatan serta pemadaman api,” ujar Alimudin.
Menurut Alimudin, berdasar keterangan warga, api pertama kali muncul dari ruang tamu diduga akibat korsleting pada colokan listrik. Api kemudian menyambar furnitur berupa kursi busa hingga dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh isi rumah.
“Kesigapan warga menyelamatkan penghuni rumah menjadi hal yang sangat penting sehingga tidak ada korban jiwa,” kata Alimudin.
Terpisah, Kabid Pemadam, Penyelamatan dan Sarana Prasarana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan, timnya langsung bergerak menuju lokasi sesaat setelah menerima informasi adanya kebakaran.
Dua regu Damkar dari Sektor Ciledug dan Cikulak langsung diterjunkan ke lokasi. Dua regu yang diterjunkan langsung tersebut bertujuan untuk meminimalisir penyebaran api dan memenuhi kebutuhan air, mengingat berdasarkan informasi diterima, kobaran api cukup besar.
“Saat tiba di lokasi, tim Damkar mendapati api masih berkobar cukup besar. Untuk meminimalisir penyebaran api, pemadaman dilakukan dengan memutus rantai api pada area yang belum terbakar,” kata Eno Sujana, Senin, 20 Juli 2026 pagi.
Setelah berjibaku sekitar satu jam, api pun berhasil dipadamkan. Proses selanjutnya, tim Damkar melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara tersisa serta situasi aman dan terkendali.
“Pada pukul 22.00 WIB api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan pendinginan sampai pukul 23.20 WIB, situasi dinyatakan aman serta terkendali,” ujar Eno.
Menurut Eno, insiden tersebut bermula dari korsleting dari colokan listrik di ruang tamu. Kemudian, api menjalar ke furnitur kursi busa sehingga menyebabkan kebakaran di ruangan tamu. Ia menambahkan, proses pemadaman awal dilakukan warga setempat dengan menggunakan peralatan seadanya.
Sebagian warga juga berusaha meminta bantuan Damkar dan menyelamatkan pemilik rumah yang sedang tidur di kamar bersama anaknya.
“Saat warga berhasil menyelamatkan penghuni api makin membesar hingga menghanguskan seluruh isi rumah,” kata Eno.
Meski tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Peralatan rumah tangga, sepada ontel, dokumen penting, furnitur, televisi, dan material lainnya yang mudah terbakar tak dapat diselamatkan.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















