SUARA CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon mengusulkan tiga kawasan pesisir masuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2026 yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Elmi Masruroh mengatakan, pengusulan tiga KNMP tersebut, guna meningkatkan sarana pendukung aktivitas nelayan.
“Kami mengusulkan tiga lokasi KNMP, yakni Cangkol, Kesenden, dan Panjunan. Ketiga lokasi tersebut sebelumnya telah disurvei oleh tim dari KKP sebagai bagian dari tahapan verifikasi,” kata Elmi Masruroh, Selasa, 21 Juli 2026.
Dari tiga lokasi yang diusulkan, lanjut Elmi, kawasan Cangkol telah mulai dibangun dan saat ini memasuki tahap awal pekerjaan berupa pengurugan lahan.
“Yang sudah mulai dilaksanakan pembangunannya baru Cangkol. Sekarang baru mulai pengurukan,” ujarnya.
Elmi mengatakan usulan pembangunan KNMP di tiga kawasan tersebut berasal dari aspirasi nelayan, yang menginginkan peningkatan fasilitas penunjang di wilayah pesisir tempat mereka beraktivitas.
“Itu usulan dari nelayan karena memang berada di wilayah pesisir,” katanya.
Ia menyebutkan Kota Cirebon memiliki hampir 400 nelayan pengguna kapal kecil, sedangkan jumlah anak buah kapal (ABK) mencapai sekitar 4.000 orang.
Menurut dia, fasilitas yang direncanakan dalam KNMP meliputi jetty untuk sandar kapal, warung perbekalan, gudang es portable, area parkir, serta toilet.
Elmi menuturkan pemerintah daerah, berperan meneruskan usulan dari nelayan kepada KKP serta mengawasi pelaksanaan pembangunan agar sesuai dengan peruntukannya.
“Kami hanya meneruskan usulan dari nelayan kepada KKP. Untuk pembangunan semuanya dari pemerintah pusat, sedangkan kami mengawasi agar sesuai dengan peruntukannya,” ujarnya.
Ia mengatakan keberadaan KNMP diharapkan mempermudah nelayan memperoleh kebutuhan melaut, mulai dari perbekalan hingga penyediaan es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan.
“Mereka ketika akan melaut sudah ada warung perbekalan untuk memenuhi kebutuhan selama melaut. Kemudian ada gudang es portable dan jetty untuk sandar kapal,” katanya.
Selain mendukung aktivitas perikanan, tambah dia, kawasan KNMP juga dirancang memiliki nilai tambah sebagai ruang publik di kawasan pesisir.
“Nanti rencananya juga bisa untuk wisata karena akan dipasang lampu-lampu juga. Jadi tidak hanya menunjang aktivitas nelayan, tetapi kawasan itu juga bisa dimanfaatkan masyarakat,” ucap dia.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















