SUARA CIREBON – UIN Siber Cirebon menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rankings (SIR) 2026 pada Jumat, 24 Juli 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan (PPIP) LP2M ini bertujuan mempersiapkan pengumpulan data dan dokumen pendukung sesuai standar pemeringkatan perguruan tinggi internasional.
Bimtek diikuti tim pengelola data dan perwakilan unit kerja di lingkungan UIN Siber Cirebon yang terlibat dalam penyusunan eviden untuk THE Sustainability Impact Rankings 2026.
Kegiatan menghadirkan Kepala Pusat World University Rankings (WUR) UIN Sumatera Utara, Muhammad Irwan Padli Nasution sebagai narasumber. Diskusi dipandu Koordinator Pemeringkatan Times Higher Education–The SDGs UIN Siber Cirebon, Azmi Azhari.
Dalam pemaparannya, Muhammad Irwan menjelaskan perkembangan metodologi THE Sustainability Impact Rankings 2026 yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Ia menekankan pentingnya validitas data, penyusunan eviden yang sesuai standar, serta pengelolaan data yang terintegrasi agar memenuhi indikator penilaian internasional.
Peserta juga memperoleh pembekalan mengenai penyediaan bukti digital, penguatan tata kelola institusi, dan pentingnya kolaborasi lintas unit dalam mendokumentasikan capaian di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola perguruan tinggi.
Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan LP2M UIN Siber Cirebon, Maulidya Ulfah, mengatakan keikutsertaan dalam THE Sustainability Impact Rankings tidak hanya bertujuan meningkatkan posisi pemeringkatan, tetapi juga mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan.
“THE Sustainability Impact Rankings bukan sekadar kompetisi peringkat, tetapi menjadi instrumen untuk mengukur sejauh mana perguruan tinggi memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, pengabdian, dan tata kelola yang berkelanjutan. Karena itu, sinergi seluruh tim sangat diperlukan agar setiap capaian dapat terdokumentasikan secara optimal,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme pengumpulan data, penyusunan eviden, dan pengisian instrumen THE Sustainability Impact Rankings 2026 sehingga proses pelaporan dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan sesuai dengan standar internasional.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















