Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Akses TPAS Gunung Santri Sudah Kembali Dibuka

Islahuddin by Islahuddin
Rabu, 29 Juli 2026
in Cirebon, Berita Utama
Reading Time: 2 mins read
A A
Akses Tpas Gunung Santri Sudah Kembali Dibuka

Wakil Bupati Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman.* (Foto: Islah/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Akses masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Gunung Santri di Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, yang sempat di segel warga, kini sudah dibuka kembali. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman di Kantor Setda Kabupaten Cirebon, Selasa, 28 Juli 2026.

Wabup memastikan, TPAS Gunung Santri telah dibuka kembali per hari ini (Selasa, 28 Juli 2026). Akses masuk ke TPAS tersebut kembali dibuka usai Pemkab Cirebon bergerak melakukan komunikasi dengan Pemerintah Desa Kepuh, BPD, RT, RW, LPMD, tokoh masyarakat hingga masyarakat setempat.

Menurut Wabup, penyegelan akses masuk ke TPAS yang dilakukan warga beberapa waktu lalu, terjadi akibat miskomunikasi semata. Terbukti dari komunikasi intensif yang dilakukan Pemkab Cirebon dalam waktu yang relatif singkat, masyarakat akhirnya menyadari dan menyepakati untuk membuka kembali akses masuk ke TPAS yang sempat disegel.

Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher Https://Collshp.com/Arifwzher

“Itu hanya miskomunikasi saja. Karena setelah ada pertemuan kemarin, masyarakat pun menyadari. Kemudian disepakati bahwa TPAS kembali dibuka demi kepentingan publik, penanganan sampah kan sangat urgen,” ujar Jigus, sapaan akrab Wabup.

Jigus memastikan, Pemkab Cirebon akan menyelesaikan permasalahan BPJS PBI yang menjadi tuntutan warga dalam aksi penyegelan akses masuk TPAS tersebut. Karena, poin tuntutan tersebut telah tertuang dalam MoU dan Pemkab Cirebon berkomitmen menegakkan poin MoU tersebut.

Berita Terkait

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana

Rabu, 29 Juli 2026
Sepi, Hasil Revitalisasi Pasar Palimanan Jauh Dari Harapan

Sepi, Hasil Revitalisasi Pasar Palimanan Jauh dari Harapan

Rabu, 29 Juli 2026
Lp2M Uin Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah

LP2M UIN Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah

Rabu, 29 Juli 2026
Investor Retail Wajib Perhatikan Jarak Pasar Tradisional

Investor Retail Wajib Perhatikan Jarak Pasar Tradisional

Rabu, 29 Juli 2026

“Tentu kami tetap komitmen dengan poin-poin di dalam MoU yang dilakukan sebelumnya, termasuk soal peningkatan kualitas infrastruktur jalan. Jadi apa yang terjadi kemarin, saya pastikan itu hanya miskomunikasi saja,” tegas Jigus.

Ia menambahkan, masyarakat setempat juga memahami upaya yang tengah dilakukan pemerintah daerah dalam menyiapkan pengganti TPAS Gunung Santri. Mereka mengerti bahwa Pemkab Cirebon sedang menyiapkan TPAS pengganti TPAS Gunung Santri sehingga membutuhkan perpanjangan waktu penggunaan TPAS Gunung Santri.

“Kapasitas TPAS Gunung Santri sendiri kan sudah overload. Makanya kami minta waktu satu tahun untuk memakai TPAS Gunung Santri ini sampai ada TPAS baru yang sedang disiapkan. Alhamdulillah masyarakat mengerti dan menyadari itu,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon kembali menyegel akses masuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Gunungsantri. Penyegelan TPAS tersebut dilakukan sejak Jumat, 24 Juli 2026 hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Aksi dilakukan sebagai bentuk desakan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon segera merealisasikan isi nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya.

Warga menilai sejumlah poin kesepakatan antara Pemkab Cirebon dan Pemerintah Desa (Pemdes) Kepuh belum sepenuhnya dijalankan, terutama terkait akses pengaktifan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD bagi masyarakat terdampak. Padahal, selama ini keberadaan TPAS Gunungsantri telah berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan warga sekitar.

Perwakilan warga Desa Kepuh, Popo Hartopo, mengatakan, penyegelan tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga setempat. Aksi tersebut juga sekaligus sebagai upaya warga mendesak Pemkab Cirebon untuk segera memenuhi komitmen yang telah tertuang dalam MoU.

“Kami kembali menyegel TPAS Gunungsantri karena isi kesepakatan dalam MoU, khususnya Pasal 5 terkait akses pengaktifan BPJS PBI APBD Kabupaten Cirebon bagi warga Desa Kepuh, belum direalisasikan,” ujar Popo.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonKabupaten CirebonTPAS Gunung Santri
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana
Cirebon

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana

by Islahuddin
Rabu, 29 Juli 2026
Sepi, Hasil Revitalisasi Pasar Palimanan Jauh Dari Harapan
Cirebon

Sepi, Hasil Revitalisasi Pasar Palimanan Jauh dari Harapan

by Dede Kurniawan
Rabu, 29 Juli 2026
Lp2M Uin Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah
Cirebon

LP2M UIN Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah

by Arif Rahman
Rabu, 29 Juli 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana

Destana Bangun Masyarakat Tangguh Hadapi Bencana

Rabu, 29 Juli 2026
Sepi, Hasil Revitalisasi Pasar Palimanan Jauh Dari Harapan

Sepi, Hasil Revitalisasi Pasar Palimanan Jauh dari Harapan

Rabu, 29 Juli 2026
Lp2M Uin Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah

LP2M UIN Siber Cirebon Bahas Tantangan Etnografi Digital Lewat Podcast Ilmiah

Rabu, 29 Juli 2026
Investor Retail Wajib Perhatikan Jarak Pasar Tradisional

Investor Retail Wajib Perhatikan Jarak Pasar Tradisional

Rabu, 29 Juli 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.