SUARA CIREBON – Pemkab Cirebon meresmikan fasilitas, sarana, dan prasarana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Stadion Watubelah Sumber, Minggu, 9 Agustus 2026.
Peresmian KDKMP ini bersamaan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM tingkat Kabupaten Cirebon yang sekaligus menjadi momentum memperkuat konsolidasi koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi kerakyatan di Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon Imron, Drs H Imron MAg meminta agar seluruh fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan pengurus koperasi untuk mendukung kegiatan dan kepentingan koperasi, sehingga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kami harap pengurus koperasi bisa menggunakan mobil-mobil ini untuk kepentingan koperasi. Mudah-mudahan koperasi kita maju, ekonomi Kabupaten Cirebon maju,” ujar Imron.
Menurut Imron, keberadaan KDKMP diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Harapannya dengan adanya koperasi desa ini, nanti ekonomi di masyarakat berjalan. Kalau ekonomi berjalan, otomatis ketahanan pangan jalan. Ketahanan pangan jalan, nanti juga masyarakat di daerah sejahtera dan sehat,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM), Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Cirebon, dan Forum UMKM Kabupaten Cirebon.
Berdasarkan data Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, sebanyak 116 KDKMP sudah terbangun dan siap beroperasi. Sementara 288 KDKMP lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Selain itu, sejumlah armada pendukung KDKMP juga telah tersedia. Armada tersebut terdiri dari 103 unit mobil truk, 67 unit mobil double cabin yang telah diterima, serta 98 unit kendaraan roda tiga.
Kepala Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, mengatakan, penguatan koperasi dan UMKM memiliki landasan regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Cirebon tentang UMKM dan Koperasi.
“Ada pesan utama dalam pelaksanaan ini bahwa kita sudah punya Perda, Perda UMKM dan Perda Koperasi Kabupaten Cirebon. Itu adalah dasar regulasi kita untuk mendorong agar potensi-potensi kita bisa didorong menjadi kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Alex.
Di sektor UMKM, Pemkab Cirebon juga memperkuat pengembangan usaha melalui Cirebon Inkubator Bisnis (CIB). Program yang sebelumnya menjadi program strategis dinas tersebut, kini telah menjadi salah satu program prioritas Kabupaten Cirebon.
“Sedangkan di UMKM-nya ada Inkubator Bisnis atau Cirebon Inkubator Bisnis (CIB) yang tahun kemarin masih dalam bentuk program strategis dinas, sekarang sudah jadi program prioritas Kabupaten Cirebon,” jelasnya.
Melalui peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM ini, Pemkab Cirebon terus mendorong penguatan koperasi dan UMKM melalui regulasi, sarana pendukung, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan kapasitas pelaku usaha.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, mendorong koperasi untuk melibatkan generasi muda dalam pengelolaannya.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan koperasi.
“Saya sarankan untuk koperasi ke depan, ajaklah generasi-generasi muda, Gen Z. Generasi muda harus masuk ke koperasi. Buat literasi koperasi sebanyak-banyaknya untuk menjaga keberlangsungan koperasi,” jelasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















