SUARA CIREBON – Arie Prasetiyo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon periode 2026-2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII yang digelar di salah satu hotel di Kecamatan Kedawung, Rabu, 26 Agustus 2026.
Pengusaha jasa angkutan tersebut menyatakan siap bergerak cepat dengan membentuk struktur kepengurusan sebelum menyusun sejumlah program kerja strategis Kadin Kabupaten Cirebon.
“Prioritas pertama adalah menyusun anggota dan kepengurusan. Setelah itu, kami akan merancang berbagai program yang akan dijalankan selama masa kepengurusan,” ujar Arie.
Menurut Arie, penguatan kolaborasi antarpelaku usaha menjadi salah satu agenda penting dalam kepengurusan Kadin Kabupaten Cirebon. Kolaborasi tersebut akan melibatkan pengusaha dari berbagai bidang, pemerintah, dan sektor swasta.
“Jika para pengusaha dapat berkolaborasi dan membangun sinergi dengan pihak swasta maupun pemerintah, tentu hasil yang diperoleh akan jauh lebih maksimal,” kata Arie.
Ia mengatakan, program kerja Kadin Kabupaten Cirebon nantinya akan diselaraskan dengan arah dan kebijakan Kadin Indonesia serta Kadin Jawa Barat. Program tersebut kemudian disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan Kabupaten Cirebon.
“Setelah kepengurusan terbentuk, kami akan menyusun program dengan mengacu pada visi dan misi dari Kadin pusat dan Kadin Jawa Barat, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan Kabupaten Cirebon,” paparnya.
Arie juga menyebut konsep pentahelix akan menjadi salah satu pendekatan dalam membangun kolaborasi. Kadin diharapkan dapat menjadi penghubung berbagai unsur untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang produktif.

Kadin Jabar Siap Berkolaborasi
Ketua Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi menyambut positif terpilihnya Arie sebagai Ketua Umum Kadin Kabupaten Cirebon. Ia menyatakan Kadin Jawa Barat siap bekerja sama dengan kepengurusan baru untuk mengembangkan berbagai sektor usaha.
Kerja sama tersebut mencakup pelaku UMKM, usaha kecil dan menengah, hingga usaha berskala besar.
“Kami berharap Kang Arie dapat bersama-sama dengan Kadin Jawa Barat membangun kolaborasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kabupaten Cirebon,” kata Almer.
Menurut Almer, pembangunan ekonomi daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi antarsektor dinilai penting untuk membangun ekosistem usaha yang kuat, sehat, dan berkelanjutan.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Kadin Kabupaten Cirebon diharapkan semakin aktif menjadi motor kolaborasi dunia usaha sekaligus mendorong munculnya berbagai peluang ekonomi baru di daerah.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















