Senin, Agustus 31, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Status Tanah SMAN 1 Kapetakan Dipertanyakan, Pemdes Pegagan Lor Minta Legalitas Dituntaskan

Vicky Sugiarto by Vicky Sugiarto
Senin, 31 Agustus 2026
in Cirebon, Berita Utama
Reading Time: 3 mins read
A A
Sman 1 Kapetakan

SMAN 1 Kapetakan berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD) Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.* (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Pemerintah Desa (Pemdes) Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, meminta kejelasan dan penyelesaian legalitas Tanah Kas Desa (TKD) yang digunakan untuk pembangunan dan pengembangan SMAN 1 Kapetakan. Status administrasi pemanfaatan lahan tersebut dinilai perlu segera dituntaskan untuk menghindari persoalan hukum maupun aset di kemudian hari.

Kuwu Pegagan Lor, Ryan Wahyu Ramadhan, mengatakan lahan tersebut mulai digunakan untuk kepentingan sekolah sekitar tahun 2017. Namun hingga kini, status administrasi pemanfaatannya dinilai belum sepenuhnya jelas.

Pemerintah desa, kata Ryan, tidak mempermasalahkan keberadaan maupun aktivitas pendidikan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Kapetakan. Namun, desa berkepentingan memastikan seluruh aset yang dimiliki tercatat dan memiliki dasar hukum yang jelas.

Kuwu Pegagan Lor, Ryan Wahyu Ramadhan.
Kuwu Pegagan Lor, Ryan Wahyu Ramadhan, memberikan keterangan terkait Tanah Kas Desa (TKD) setempat yang digunakan untuk aktivitas SMAN 1 Kapetakan saat ditemui di Kantor Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Senin, 31 Agustus 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

“Kami ingin semuanya tertib administrasi, jangan sampai di kemudian hari muncul persoalan karena status lahan belum jelas,” ujarnya, Senin, 31 Agustus 2026.

Pembangunan sekolah bermula saat kewenangan pendidikan menengah masih berada di bawah Pemerintah Kabupaten Cirebon. Setelah itu, pengelolaan SMA beralih menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Meski lahan tersebut diketahui merupakan aset desa, hingga saat ini Pemerintah Desa Pegagan Lor mengaku belum memperoleh kepastian mengenai luas lahan yang digunakan sekolah. Data yang dimiliki menunjukkan luas sekitar satu hektare, tetapi terdapat sejumlah dokumen dan hasil pengukuran yang berbeda.

Selain itu, di kawasan yang sama terdapat tanah bengkok perangkat desa serta saluran irigasi pertanian. Keberadaan seluruh aset tersebut dinilai perlu dipastikan kembali dalam proses inventarisasi.

Kejelasan status lahan menjadi penting karena Pemerintah Desa Pegagan Lor tengah melakukan pendataan dan penataan aset desa, termasuk untuk mendukung program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Sebelum dimanfaatkan untuk pembangunan sekolah, lahan tersebut diketahui merupakan area terbuka yang sering digunakan masyarakat sebagai lapangan sepak bola dan ruang aktivitas warga.

Pemerintah desa juga memperoleh informasi mengenai kemungkinan adanya skema tukar guling lahan pada masa lalu. Namun hingga kini, belum ditemukan dokumen resmi yang dapat menjelaskan hal tersebut.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pegagan Lor, Sugeng Priyatna, menilai inventarisasi aset desa harus segera diselesaikan untuk menghindari ketidakjelasan kepemilikan aset yang berpotensi merugikan desa.

BPD berencana mendorong penyusunan Peraturan Desa (Perdes) tentang pengelolaan aset sebagai dasar hukum pendataan dan penataan seluruh aset milik desa.

“Aset desa harus memiliki status yang jelas karena berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan potensi pendapatan desa,” pungkasnya.

Kepala Sman 1 Kapetakan, Sofian Hadi,
Kepala SMAN 1 Kapetakan, Sofian Hadi memberikan keterangan terkait tanah yang digunakan untuk aktivitas sekolah yang dipimpinnya saat ditemui di Kantor Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Senin, 31 Agustus 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kapetakan, Sofian Hadi, mengakui lahan yang digunakan sekolah merupakan Tanah Kas Desa milik Pemerintah Desa Pegagan Lor. Namun, sejumlah dokumen administrasi dan legalitas masih dalam proses penyelesaian.

Pihak sekolah bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah X Jawa Barat telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan BPD untuk mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Berita Terkait

Kepala Bidang Sarana Dan Pelaku Distribusi Disperdagin Kabupaten Cirebon, Teguh Mulyono.

Disperdagin Kabupaten Cirebon Susun Perbup Atur Jarak Toko Modern 500 Meter dari Pasar Rakyat

Senin, 31 Agustus 2026
Bias Di Kabupaten Cirebon

BIAS 2026 Sasar Puluhan Ribu Siswa di Kabupaten Cirebon

Senin, 31 Agustus 2026
Kebakaran Di Cirebon

Kebakaran Rumah di Watubelah Cirebon Diduga Akibat Korsleting

Senin, 31 Agustus 2026
Kantor Bapenda Kabupaten Cirebon.

Bapenda Kabupaten Cirebon Optimalkan Pajak Makan Minum Desa untuk Perkuat PAD

Senin, 31 Agustus 2026

Salah satu opsi yang saat ini dibahas adalah perubahan status pemanfaatan lahan dari sistem pinjam pakai menjadi skema sewa sesuai ketentuan yang berlaku bagi aset desa.

“Karena ini tanah kas desa, salah satu opsi yang dibahas adalah sewa lahan. Selama ini penggunaannya menggunakan sistem pinjam pakai,” ungkapnya.

Di atas lahan seluas lebih dari satu hektare tersebut kini telah berdiri berbagai fasilitas pendidikan, mulai dari tujuh ruang kelas, tiga laboratorium, ruang guru, ruang administrasi hingga fasilitas sanitasi.

Selain persoalan legalitas, pihak sekolah juga menyoroti adanya keluhan mengenai saluran irigasi pertanian yang diduga terdampak pembangunan kawasan sekolah. Berdasarkan data yang dipelajari, terdapat saluran air yang sebelumnya berada di lokasi tersebut.

Persoalan tersebut akan menjadi bagian dari pembahasan bersama, termasuk kemungkinan penyesuaian site plan sekolah agar tidak menimbulkan dampak terhadap kebutuhan irigasi warga.

Penyelesaian status lahan dinilai menjadi kebutuhan mendesak karena legalitas aset merupakan syarat utama untuk memperoleh bantuan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Legalitas tanah harus clear and clean, ini menjadi syarat agar sekolah bisa memperoleh bantuan pembangunan dari provinsi,” katanya.

Pihak sekolah berharap koordinasi antara Pemerintah Desa Pegagan Lor, BPD, KCD Pendidikan dan Dinas Pendidikan Jawa Barat dapat menghasilkan penyelesaian komprehensif. Dengan demikian, status pemanfaatan lahan menjadi jelas dan pengembangan sekolah dapat berjalan tanpa hambatan di masa mendatang.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonDesa Pegagan LorKabupaten CirebonKapetakanPemdes Pegagan LorSMAN 1 Kapetakan
Vicky Sugiarto

Vicky Sugiarto

Berita Terkait

Kepala Bidang Sarana Dan Pelaku Distribusi Disperdagin Kabupaten Cirebon, Teguh Mulyono.
Ekonomi Bisnis

Disperdagin Kabupaten Cirebon Susun Perbup Atur Jarak Toko Modern 500 Meter dari Pasar Rakyat

by Islahuddin
Senin, 31 Agustus 2026
Bias Di Kabupaten Cirebon
Cirebon

BIAS 2026 Sasar Puluhan Ribu Siswa di Kabupaten Cirebon

by Islahuddin
Senin, 31 Agustus 2026
Kebakaran Di Cirebon
Cirebon

Kebakaran Rumah di Watubelah Cirebon Diduga Akibat Korsleting

by Islahuddin
Senin, 31 Agustus 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Kepala Bidang Sarana Dan Pelaku Distribusi Disperdagin Kabupaten Cirebon, Teguh Mulyono.

Disperdagin Kabupaten Cirebon Susun Perbup Atur Jarak Toko Modern 500 Meter dari Pasar Rakyat

Senin, 31 Agustus 2026
Bias Di Kabupaten Cirebon

BIAS 2026 Sasar Puluhan Ribu Siswa di Kabupaten Cirebon

Senin, 31 Agustus 2026
Kebakaran Di Cirebon

Kebakaran Rumah di Watubelah Cirebon Diduga Akibat Korsleting

Senin, 31 Agustus 2026
Sman 1 Kapetakan

Status Tanah SMAN 1 Kapetakan Dipertanyakan, Pemdes Pegagan Lor Minta Legalitas Dituntaskan

Senin, 31 Agustus 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.