SUARA CIREBON – Keluarga Yaya Carya (58), warga Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, berharap operasi pencarian korban kapal motor Virgo Transport 8 yang karam di Laut Jawa terus dimaksimalkan. Hingga Selasa (15/9/2026), keberadaan Yaya belum diketahui.
Nama Yaya tercatat dalam data manifest kapal Virgo Transport 8 yang beredar di grup WhatsApp dan kemudian diketahui pihak keluarga. Kabar kapal karam pada Minggu (13/9/2026) membuat keluarga berupaya mencari informasi mengenai keberadaannya.
Yaya diketahui berangkat dari Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu (12/9/2026) menuju Kalimantan untuk bekerja setelah mendapat ajakan dari kerabat.
Anak pertama Yaya, Siti Hana Sulastri (33), mengatakan, keluarga awalnya tidak mengetahui kapal yang ditumpangi ayahnya. Mereka baru mencari informasi setelah mendengar kabar mengenai kapal Virgo Transport 8 yang karam.
“Awalnya kami tidak tahu bapak naik kapal apa. Setelah ada kabar kapal Virgo karam, kami mencari tahu dan menemukan data manifest kapal,” ujar Siti Hana.
Sejak itu, keluarga terus menunggu kabar dari Yaya. Namun, hingga Selasa (15/9/2026), komunikasi dengan Yaya belum tersambung.

Menurut Siti, komunikasi terakhir dengan ayahnya berlangsung sebelum keberangkatan. Saat itu, Yaya menyampaikan bahwa dirinya sedang bekerja dan akan menuju Kalimantan.
Siti mengatakan, keluarganya sebenarnya sudah terbiasa ditinggal Yaya bekerja di luar daerah. Yaya telah merantau sejak Siti masih duduk di bangku SMP.
Namun, keberangkatan kali ini berbeda setelah keluarga mengetahui kapal yang ditumpangi Yaya mengalami musibah. Siti mengaku tidak ada firasat maupun pesan khusus yang disampaikan ayahnya sebelum berangkat.
“Tidak ada firasat apa-apa. Makanya sekarang kami hanya bisa berharap beliau ditemukan dalam keadaan selamat,” tuturnya.
Pihak keluarga mengaku telah berkomunikasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan masuk dalam grup keluarga korban yang masih dinyatakan belum ditemukan.
Meski belum mendapat kepastian mengenai keberadaan Yaya, keluarga berharap operasi pencarian terus dilakukan secara maksimal.
“Kami ingin mendapatkan kabar terbaik untuk keluarga. Kami berharap ada kepastian. Kalau memang masih dalam pencarian, kami ingin pencarian dilakukan semaksimal mungkin,” ungkap Siti.
Informasi mengenai Yaya juga telah diterima Pemerintah Desa Sigong. Kuwu Sigong Sumarsono mengatakan, pihak desa pertama kali mendapat informasi dari warga yang menyampaikan adanya anggota keluarga yang diduga menjadi penumpang Virgo Transport 8.
Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti pemerintah desa dengan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan keberadaan Yaya dalam manifest kapal.
“Setelah itu kami langsung berkoordinasi dan mencari informasi terkait hal itu,” kata Sumarsono.
Hingga kini, Pemdes Sigong masih berkomunikasi dengan pihak terkait untuk memperoleh perkembangan terbaru mengenai operasi pencarian. Perwakilan keluarga juga telah dikirim untuk memantau proses pencarian secara langsung.
Sumarsono mengatakan, pemerintah desa akan terus mendampingi keluarga selama proses pencarian berlangsung.
“Kami akan terus mendampingi keluarga,” paparnya.
Pemdes Sigong juga berencana mengirimkan perwakilan ke Jakarta untuk memantau perkembangan pencarian dan membantu mendampingi keluarga.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















