SUARA CIREBON – KONI Kabupaten Cirebon menyiapkan 376 atlet dari 38 cabang olahraga (cabor) untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV/2026.
Selain atlet, kontingen Kabupaten Cirebon juga akan diperkuat 104 pelatih, 83 ofisial dan 38 manajer. Porprov dijadwalkan berlangsung pada 7-22 November 2026 di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Ketua KONI Kabupaten Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman mengatakan, persiapan kontingen masih dilakukan, termasuk menyiapkan kebutuhan atlet, pelatih dan ofisial selama pelaksanaan Porprov.
“Persiapan masih terus kita upayakan agar atlet yang bertanding nanti bisa meraih prestasi maksimal untuk Kabupaten Cirebon. Untuk Porprov kali ini kita akan mengirim 376 atlet, 104 pelatih, 83 official dan 38 manager,” kata Agus, Selasa (15/9/2026).
Menurut pria yang akrab disapa Jigus tersebut, pelaksanaan Porprov yang tersebar di sejumlah daerah membutuhkan persiapan pendukung bagi seluruh kontingen.
Terkait anggaran pelaksanaan Porprov, Agus mengatakan kebutuhan tersebut telah disiapkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti besaran anggaran yang dialokasikan.
“Untuk nilai, silakan tanyakan langsung ke Dispora saja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Barat M. Budiana mengatakan persiapan Porprov Jabar XV/2026 menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya efisiensi anggaran.
Menurut Budiana, KONI Jabar bersama Dispora Jawa Barat terus berkoordinasi dengan daerah-daerah yang menjadi tuan rumah untuk memastikan persiapan pelaksanaan tetap berjalan.
“Meski dihadapkan pada sejumlah persoalan, terutama efisiensi anggaran, KONI Jabar dan Dispora tetap bersinergi serta melakukan komunikasi rutin dengan daerah yang menjadi tuan rumah Porprov. Hal itu agar pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar dan baik,” kata Budiana.
Ia mengatakan Porprov menjadi ajang kompetisi sekaligus membawa kebanggaan bagi daerah peserta. Karena itu, berbagai kendala dalam persiapan diminta segera dicarikan solusi agar pelaksanaan Porprov tetap berjalan sesuai rencana.
“Porprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga memiliki nilai kebanggaan dan prestise bagi masing-masing daerah. Karena itu, meskipun terdapat keterbatasan dalam pelaksanaan, seluruh pihak diminta tetap mencari solusi agar agenda olahraga tersebut dapat berjalan maksimal,” ujarnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















