Selasa, Oktober 6, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Berita Utama

Api di Bawah Tumpukan Sampah TPAS Gunung Santri Cirebon Masih Menyala

Vicky Sugiarto by Vicky Sugiarto
Selasa, 6 Oktober 2026
in Berita Utama, Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon Berjibaku Memadamkan Api Yang Membakar Sampah Di Tpas Gunung Santri, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Selasa, 6 Oktober 2026.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon berjibaku memadamkan api yang membakar sampah di TPAS Gunung Santri, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Selasa, 6 Oktober 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Kebakaran lahan di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Gunung Santri, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, belum sepenuhnya padam. Api yang diduga berasal dari lahan masyarakat merembet ke sebagian area tumpukan sampah di sekitar TPA.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 16.00 WIB pada Senin (5/10). Petugas kemudian melakukan penanganan setelah api bergerak ke arah TPAS.

“Diduga kebakaran tersebut bermula dari ada yang membakar lahan, kemudian merembet ke sekitar TPAS Gunung Santri,” ujar Dadang, Selasa (6/10).

Pada Senin malam, Damkar mengerahkan tiga regu dari sektor Sumber, Palimanan dan Weru. Penanganan sempat dihentikan sekitar pukul 02.00 WIB karena petugas membutuhkan waktu istirahat dan terkendala ketersediaan air.

Pemadaman kembali dilanjutkan sekitar pukul 07.00 WIB. Meski api di permukaan terlihat padam, petugas masih menemukan titik api di bawah tumpukan sampah.

“Untuk kebakaran sampah ini tidak bisa dipadamkan di atas apinya, di bawahnya masih menyala. Tadi sekitar pukul 08.00 WIB menimbulkan kepulan asap yang sangat hitam, artinya di bawah terjadi kebakaran lagi,” katanya.

Asap Menyelimuti Akibat Kebakaran Lahan Di Sekitar Tpas Gunung Santri, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Selasa, 6 Oktober 2026.
Asap menyelimuti akibat kebakaran lahan di sekitar TPAS Gunung Santri, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Selasa, 6 Oktober 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Kondisi tersebut membuat Damkar menambah kekuatan armada. Hingga Selasa siang, sekitar enam unit kendaraan pemadam dikerahkan untuk menangani kebakaran. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon juga memasok air menggunakan armada tangki.

Ketersediaan air menjadi salah satu kendala utama. Sumber air berada cukup jauh dari lokasi sehingga armada harus mengambil air dari kawasan Dukupuntang.

Berita Terkait

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo Saat Mengecek Jalan Kalilunyu, Argasunya Yang Rampung Dibeton.

Pemkot Cirebon Lanjutkan Penataan Argasunya, PJU dan Drainase Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni, Saat Menyalurkan 15 Unit Sepeda Motor Listrik Bantuan Komipo Untuk Mendukung Mobilitas Petugas Dalam Penelusuran Dan Penanganan Kasus Tb Dan Kusta, Senin, 5 Oktober 2026.

Dinkes Kabupaten Cirebon Salurkan 15 Motor Listrik untuk Penanganan TB dan Kusta

Selasa, 6 Oktober 2026
Suasana Audiensi Hmi Cabang Cirebon Dengan Ketua Dprd Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, Selasa, 6 Oktober 2026.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia Terima Audiensi HMI, Bahas Tiga Tuntutan

Selasa, 6 Oktober 2026
Kepala Bidang Sarana Dan Pelaku Distribusi Dinas Perdagangan Dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Teguh Mulyono.

Perbup Jarak Toko Modern Kabupaten Cirebon Segera Masuk Harmonisasi

Selasa, 6 Oktober 2026

“Dari semalam sudah lebih dari 10 tangki. Kendalanya air karena kita jauh dari pengairan. Kita mengambil dari Dukupuntang, sehingga jaraknya cukup jauh dan memutus rantai pemadaman,” jelas Dadang.

Selain sumber air, kondisi medan juga menyulitkan petugas mendekati titik api. Lahan yang berbukit membuat kendaraan pemadam berisiko ambles. Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas mendapat bantuan alat berat guna membuka dan memperkuat akses menuju lokasi.

Dadang mengatakan area TPAS yang terdampak kebakaran masih relatif terbatas. Dari total luas TPAS Gunung Santri sekitar 4,7 hektare, area yang terbakar diperkirakan hanya beberapa ratus meter persegi karena api terus dilokalisasi agar tidak meluas.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, mengatakan kebakaran lahan di sekitar TPA memang sempat merembet ke area TPAS. Namun, penanganan masih terus dilakukan bersama Damkar dan unsur lainnya.

Asap Membumbung Tinggi Akibat Kebakaran Lahan Di Sekitar Tpas Gunung Santri, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Selasa, 6 Oktober 2026.
Asap membumbung tinggi akibat kebakaran lahan di sekitar TPAS Gunung Santri, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Selasa, 6 Oktober 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

“Dampak dari kebakaran sekitar lahan TPAS ini ada sedikit merembet ke TPAS, tapi alhamdulillah saat ini masih dilakukan penanganan oleh teman-teman Damkar,” ujar Dede.

DLH bersama Damkar juga membuat sekat bakar dengan membasahi area di sekitar TPAS. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api dan bara merambat lebih luas, terutama karena kondisi angin dapat membawa bara ke kawasan TPAS.

Penanganan dilakukan bersama Damkar, Kodim 0620 dan unsur lainnya. Petugas juga terus melakukan penyiraman di lahan masyarakat yang terbakar untuk mencegah api kembali merembet.

“Antisipasinya kita berkolaborasi dengan Damkar, Kodim, untuk membuat sekat-sekat bakar dengan menyiram sekitar TPAS,” katanya.

Hingga Selasa, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas melakukan pembasahan dan pendinginan, terutama pada bagian bawah tumpukan sampah yang masih berpotensi menyimpan bara dan memunculkan kembali titik api.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonDLH Kabupaten CirebonKabupaten CirebonKebakaran TPAS Gunung SantriTPAS Gunung Santri
Vicky Sugiarto

Vicky Sugiarto

Berita Terkait

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo Saat Mengecek Jalan Kalilunyu, Argasunya Yang Rampung Dibeton.
Cirebon

Pemkot Cirebon Lanjutkan Penataan Argasunya, PJU dan Drainase Jadi Prioritas

by Muhammad Surya
Selasa, 6 Oktober 2026
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni, Saat Menyalurkan 15 Unit Sepeda Motor Listrik Bantuan Komipo Untuk Mendukung Mobilitas Petugas Dalam Penelusuran Dan Penanganan Kasus Tb Dan Kusta, Senin, 5 Oktober 2026.
Cirebon

Dinkes Kabupaten Cirebon Salurkan 15 Motor Listrik untuk Penanganan TB dan Kusta

by Islahuddin
Selasa, 6 Oktober 2026
Suasana Audiensi Hmi Cabang Cirebon Dengan Ketua Dprd Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, Selasa, 6 Oktober 2026.
Cirebon

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia Terima Audiensi HMI, Bahas Tiga Tuntutan

by Dede Kurniawan
Selasa, 6 Oktober 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo Saat Mengecek Jalan Kalilunyu, Argasunya Yang Rampung Dibeton.

Pemkot Cirebon Lanjutkan Penataan Argasunya, PJU dan Drainase Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni, Saat Menyalurkan 15 Unit Sepeda Motor Listrik Bantuan Komipo Untuk Mendukung Mobilitas Petugas Dalam Penelusuran Dan Penanganan Kasus Tb Dan Kusta, Senin, 5 Oktober 2026.

Dinkes Kabupaten Cirebon Salurkan 15 Motor Listrik untuk Penanganan TB dan Kusta

Selasa, 6 Oktober 2026
Suasana Audiensi Hmi Cabang Cirebon Dengan Ketua Dprd Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, Selasa, 6 Oktober 2026.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia Terima Audiensi HMI, Bahas Tiga Tuntutan

Selasa, 6 Oktober 2026
Kepala Bidang Sarana Dan Pelaku Distribusi Dinas Perdagangan Dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Teguh Mulyono.

Perbup Jarak Toko Modern Kabupaten Cirebon Segera Masuk Harmonisasi

Selasa, 6 Oktober 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.