SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memperpanjang status kesiapsiagaan bencana kekeringan hingga akhir Oktober 2026. Kebijakan tersebut mengikuti perpanjangan masa kesiapsiagaan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
Analis Kebencanaan Ahli Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Juwanda, mengatakan hujan mulai turun di sejumlah wilayah dalam beberapa pekan terakhir. Namun, intensitasnya masih sporadis sehingga belum merata di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon.
“Untuk saat ini hujan sudah terjadi, walaupun sporadis. Di Sumber, misalnya, sudah terjadi hujan, sedangkan di daerah lain belum,” ujar Juwanda, Kamis, 8 Oktober 2026.
Meski hujan mulai turun, BPBD Kabupaten Cirebon tetap memperpanjang Surat Keputusan (SK) Kesiapsiagaan Bencana Kekeringan hingga 31 Oktober 2026. Perpanjangan tersebut dilakukan dengan mengacu pada kebijakan Pemprov Jawa Barat.

Juwanda menjelaskan, penerbitan SK kesiapsiagaan kekeringan di Kabupaten Cirebon selama ini mengikuti periode yang umumnya berlaku mulai 1 Mei hingga 31 Oktober setiap tahun.
“Setiap tahunnya, Kabupaten Cirebon mulai menerbitkan SK itu dari 1 Mei sampai 31 Oktober biasanya. Tahun ini mengikuti apa yang sudah dibuat oleh Jawa Barat, sehingga ada perpanjangan,” katanya.
Menurut Juwanda, musim kemarau tahun ini tidak tergolong panjang, tetapi dampak kekeringan dirasakan cukup parah. Selain memicu krisis air bersih dan kekeringan lahan pertanian, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko kebakaran lahan.
Ia menyebut dampak kekeringan tahun ini dipengaruhi fenomena El Niño, berdasarkan informasi yang dirujuknya dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Jadi, bukan kemaraunya yang panjang, tetapi kekeringannya yang parah dibandingkan tahun sebelumnya akibat pengaruh El Niño,” jelasnya.
Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Cirebon masih mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak. Penyaluran dilakukan berdasarkan permohonan dari pemerintah desa yang membutuhkan bantuan.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















