SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memperkuat pendidikan kependudukan melalui program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Program ini menjadi upaya menyiapkan generasi muda yang memahami kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, serta perencanaan kehidupan keluarga.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui verifikasi SSK tingkat nasional 2026 di SMP Negeri 2 Palimanan, Jumat (9/10/2026). Bupati Cirebon H Imron menyambut tim verifikasi sekaligus mengapresiasi inovasi sekolah dalam mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam pembelajaran.
Menurut Imron, program SSK perlu diperluas agar semakin banyak pelajar memperoleh pemahaman tentang persoalan kependudukan dan pembangunan keluarga.
“Pemkab Cirebon mendukung keberlanjutan program ini melalui kebijakan daerah dan kolaborasi lintas perangkat daerah,” ujarnya.
Dukungan tersebut antara lain melalui Peraturan Bupati Cirebon Nomor 46 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Siaga Kependudukan, kebijakan pencegahan perkawinan usia anak, serta Grand Design Pembangunan Kependudukan 2021–2045.
SMPN 2 Palimanan telah mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam 11 mata pelajaran. Sekolah juga mengembangkan Pojok Kependudukan, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), serta inovasi Sedulur Sinau Kependudukan (SDSK) untuk membagikan praktik baik kepada sekolah lain.
Direktur Pengelolaan Kerja Sama Pendidikan Kependudukan Kemendukbangga, Made Yudhistira Dwipayama, mengapresiasi kolaborasi sekolah dan pemerintah daerah dalam menjalankan program tersebut.
Menurutnya, pendidikan kependudukan perlu menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, menjelaskan bahwa pihaknya mendampingi pelaksanaan SSK melalui pelatihan guru, penguatan sarana literasi, pembinaan siswa, dan pemantauan kegiatan.
Ia menambahkan, PIK-R di SMPN 2 Palimanan juga berperan sebagai ruang edukasi dan konseling teman sebaya bagi para siswa.
Melalui program SSK, Pemkab Cirebon berharap pendidikan kependudukan semakin berkembang di lingkungan sekolah dan mampu membekali generasi muda menghadapi tantangan kependudukan di masa depan.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















