SUARA CIREBON – Kebakaran melanda kandang ayam di Cirebon, tepatnya di Blok Pesantren, RT 001/RW 006, Desa Wiyong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Rabu (14/10/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan bangunan kandang dan ribuan ekor ayam di dalamnya ikut terbakar.
Pemilik kandang sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak berhasil sehingga bantuan petugas pemadam kebakaran diperlukan.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon dari Sektor Arjawinangun kemudian diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari Kaur Pemerintahan Desa Wiyong.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan kebakaran diduga bermula dari mesin pemanas atau oven yang mengalami panas berlebih (overheat).
Berdasarkan keterangan pemilik kandang, mesin tersebut diduga ditinggalkan tanpa pengawasan hingga memicu percikan api. Api kemudian merambat dan membakar bangunan kandang beserta berbagai perlengkapan di dalamnya.
“Area kandang ayam seluas kurang lebih 393 meter persegi dari total luas bangunan sekitar 405 meter persegi tidak dapat diselamatkan. Tapi area seluas kurang lebih 12 meter persegi berhasil diselamatkan dari kobaran api,” kata Eno.
Selain bangunan kandang dan ayam di dalamnya, kebakaran juga menghanguskan mesin pemanas atau oven, mesin blower, pakan ayam, tabung gas LPG ukuran 3 kilogram, serta sejumlah material lain yang mudah terbakar.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam jenis pancar dengan dua selang kecil dan satu selang besar untuk menjangkau titik api.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara atau titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Eno menjelaskan, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama sumber air yang cukup jauh dari lokasi serta akses jalan menuju kandang yang sempit dan berliku.
Hingga laporan penanganan disusun, nilai kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam pendataan.
“Alhamdulillah, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut,” ujar Eno.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















