SUARA CIREBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon berencana membangun jembatan gantung khusus pejalan kaki yang menghubungkan kawasan Kalibaru Selatan dan Kalibaru Utara. Infrastruktur tersebut menjadi pelengkap penataan kawasan Sukalila yang saat ini progres pengerjaannya mencapai 75 persen.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengatakan, pembangunan jembatan itu telah mendapat izin dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cirebon. Jembatan dirancang khusus untuk pejalan kaki dan tidak diperuntukkan bagi kendaraan bermotor maupun sepeda.
“Ya, nanti kita bikin supaya ada variasi, dan saya sudah minta izin ke BBWS juga. Ini diizinkan ya untuk bikin jembatan, tapi khusus untuk orang saja, tidak untuk kendaraan bermotor, motor lewat, atau sepeda lewat,” ujar Effendi Edo saat meninjau proyek normalisasi dan penataan kawasan Sukalila bersama Sekda Kota Cirebon Iing Daiman dan Plt Kepala BBWS Cirebon Yuliana, Selasa (20/10).
Menurut Effendi, jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga sekaligus memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki.
Penataan kawasan Sukalila mencakup jalur sepanjang 1,8 kilometer di kedua sisi kawasan. Pemkot Cirebon optimistis pekerjaan normalisasi dan penataan tersebut dapat diselesaikan pada akhir Desember 2026.
Effendi berharap, hasil penataan kawasan itu dapat diresmikan pada Januari 2027.
“Insyaallah, ya, Desember ini selesai, Januari lah, sudah selesai. Januari mudah-mudahan sudah bisa kita resmikan,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















