SUARA CIREBON – Dua guru besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Sugianto, S.H., M.H., dan Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag., dinyatakan lolos kualifikasi dalam tahapan asesmen dan penelusuran rekam jejak Program Sertifikasi Calon Maheswara/Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) Tahun 2026.
Hasil tersebut tercatat dalam Sistem Informasi Diklat, Sertifikasi, dan Akreditasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Kelulusan ini membuka peluang bagi keduanya untuk melanjutkan proses menuju pelatihan Training of Trainers (ToT) bagi calon pengajar Diklat PIP.
Capaian tersebut menjadi peluang bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk memperluas kontribusi dalam pendidikan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan, khususnya melalui pendidikan Pancasila di lingkungan akademik maupun masyarakat.
Prof. Sugianto menyampaikan, kelulusan pada tahap ini menjadi motivasi untuk memperdalam pemahaman Pancasila sekaligus mengembangkan metode penyampaian yang relevan dengan tantangan zaman.
“Kelulusan pada tahapan ini menjadi amanah sekaligus motivasi untuk terus memperdalam pemahaman tentang Pancasila dan mengembangkan cara penyampaian yang relevan dengan tantangan zaman. Kami berharap nilai-nilai Pancasila dapat semakin membumi melalui pendidikan, keteladanan, dan praktik nyata dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Penguatan ideologi Pancasila dinilai penting di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital. Nilai-nilai kebangsaan tidak hanya perlu ditanamkan melalui pembelajaran formal, tetapi juga diterapkan dalam perilaku sehari-hari, budaya akademik, serta interaksi di ruang digital.
Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi Islam memiliki peran untuk mempertemukan nilai-nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan kebangsaan dalam pendidikan yang menekankan integritas, penghargaan terhadap perbedaan, serta kepedulian terhadap kepentingan bersama.
Tahapan berikutnya, yakni pelatihan ToT bagi calon pengajar Diklat PIP, diharapkan dapat memperkuat kompetensi kedua akademisi dalam menyampaikan materi pembinaan ideologi Pancasila. Jika proses sertifikasi berlanjut sesuai ketentuan, kompetensi tersebut berpotensi mendukung kegiatan pendidikan, penguatan karakter, dan sosialisasi nilai kebangsaan.
Capaian ini juga diharapkan mendorong sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperluas pengabdian kepada masyarakat melalui pengembangan ilmu pengetahuan serta kolaborasi dengan berbagai lembaga.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















