Selasa, Juni 23, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Jadi Narasumber FGD Bu Nyai Jawa Barat, Rektor IAIN Cirebon: Pesantren Harus Bisa Merespons Era Industri 4.0

Admin by Admin
Minggu, 24 November 2019
in Cirebon
Reading Time: 2 mins read
A A
Jadi Narasumber Fgd Bu Nyai Jawa Barat, Rektor Iain Cirebon: Pesantren Harus Bisa Merespons Era Industri 4.0

REKTOR IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menjadi narasumber acara FGD Silaturahim Daerah Bu Nyai Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Buntet, Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Minggu (24/11/2019). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

CIREBON, SC- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menjadi salahsatu narasumber dalam acara Focused Group Discussion (FGD) Silaturahim Daerah Bu Nyai Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Buntet, Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Ahad (24/11/2019).

Sumanta menjelaskan, dalam kegiatan yang bertema “Tantangan dan Peluang Pendidikan Pesantren dan Urgensinya dalam UU Pesantren No.18 Tahun 2019” ini, pihaknya membawakan materi terkait meneguhkan Bu Nyai dalam mewujudkan keadilan dan perdamaian di Jawa Barat. Pasalnya, kata dia, dua hal itulah yang menjadi fokus kajian dalam acara tersebut.

“Keadilan tentu saja dalam makna yang luas. Seperti keadilan sosial, keadilan ekonomi, keadilan pendidikan, dan seterusnya yang itu menjadi perhatian atau consern dari Bu Nyai. Sehingga bagaimana di Jawa Barat ini tercipta keadilan dari bidang itu. Tentu saja hal ini dalam peran yang dimainkan oleh Bu Nyai yang terdiri dari istri-istri kyai pengasuh pesantren yang berkecimpung dalam bidang pendidikan,” kata Sumanta.

Kemudian, lanjut dia, yang kedua adalah perdamaian. Menurut Sumanta, kegiatan ini juga menjadi salahsatu langkah yang dilakukan Bu Nyai untuk melakukan rekonsiliasi pasca pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif yang baru dilaksanakan beberapa bulan lalu. Pasalnya, akibat pesta demokrasi tersebut banyak menimbulkan gesekan di masyarakat sehingga perdamaian agak terganggu. Untuk itu, kegiatan ini adalah salahsatu upaya untuk mengharmoniskan kembali hubungan silaturahim sosial di masysrakat.

“Jadi di sini Bu Nyai dapat memainkan peran untuk memberikan kontribusi dalam hal keadilan dan perdamaian tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Sumanta mengungkapkan, di era industri 4.0 ini pesantren harus memberikan terobosan yang dapat menarik kaum milenial namun tidak meninggalkan nilai-nilai dasarnya. Karena saat ini dunia telah berubah, sehingga pesantren tidak bisa stagnan dan harus bisa merespons perubahan tersebut.

“Jadi ada dua hal yang saya lihat di pesantren ini. Pada satu sisi pendidikan pesantren harus meneguhkan dan mempertahankan nilai-nilai dasar. Seperti kemandirian, keikhlasan, kebersamaan, tawadu dan seterusnya. Itu adalah nilai dasar yang harus dipertahankan oleh pesantren. Di sisi lain zaman mengalami perubahan, sehingga pesantren tidak bisa stagnan dan harus direspon,” paparnya.

Berita Terkait

Hut Ke-47, Rsud Arjawinangun Komitmen Tingkatkan Pelayanan

HUT ke-47, RSUD Arjawinangun Komitmen Tingkatkan Pelayanan

Senin, 22 Juni 2026
Dlh Kabupaten Cirebon Bersihkan Sampah Liar

DLH Kabupaten Cirebon Bersihkan Sampah Liar

Senin, 22 Juni 2026
Porsenitas Xiii Cirebon Bakal Libatkan 815 Atlet Asn

Porsenitas XIII Cirebon Bakal Libatkan 815 Atlet ASN

Senin, 22 Juni 2026
Kabupaten Cirebon Bidik Juara Umum Porsenitas Xiii

Kabupaten Cirebon Bidik Juara Umum Porsenitas XIII

Senin, 22 Juni 2026

Untuk itu, era 4.0 ini harus direspon oleh para santri dan kalangan pesantren dengan menciptakan terobosan yang bisa mewarnai dan menjawab tantangan tersebut. Hal ini tentu saja dapat dilakukan dengan berbagai upaya, kinerja, dan inovasi dalam bidang pendidikan, strategi, dan pembelajaran kepada para santri.

Kemudian, Sumanta menambahkan, terkait manajemen pesantren. Hal itu salahsatunya dapat dilihat dari sistem pendaftaran di pesantren yang sudah menggunakan sistem online. Itu artinya pesantren bisa merespons dan bisa mengikuti perkembangan zaman.

“Jadi dua hal itu yang saya lihat sebagai pilar pesantren untuk bisa meneguhkan kembali nilai-nilai pesantren, sehingga tidak mengalami distruksi. Selain itu, pesantren juga harus bisa membedakan kurikulum. Yaitu mana kurikulum yang harus mengalami pembaharuan atau melajukan inovasi dan mana kurikulum yang harus dipertahankan untuk menjaga nilai-nilai dasar tadi,” pungkasnya. (Arif)

Admin

Admin

Berita Terkait

Hut Ke-47, Rsud Arjawinangun Komitmen Tingkatkan Pelayanan
Cirebon

HUT ke-47, RSUD Arjawinangun Komitmen Tingkatkan Pelayanan

by Islahuddin
Senin, 22 Juni 2026
Dlh Kabupaten Cirebon Bersihkan Sampah Liar
Cirebon

DLH Kabupaten Cirebon Bersihkan Sampah Liar

by Islahuddin
Senin, 22 Juni 2026
Porsenitas Xiii Cirebon Bakal Libatkan 815 Atlet Asn
Cirebon

Porsenitas XIII Cirebon Bakal Libatkan 815 Atlet ASN

by Muhammad Surya
Senin, 22 Juni 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Uin Siber Cirebon Dan Pesantren Al-Bahjah Panen Padi Di Lahan Wakaf

UIN Siber Cirebon dan Pesantren Al-Bahjah Panen Padi di Lahan Wakaf

Rabu, 20 Mei 2026
Dprd Kabupaten Cirebon Tetapkan Tiga Perda

DPRD Kabupaten Cirebon Tetapkan Tiga Perda

Rabu, 20 Mei 2026
Banjir Di Cirebon, Sungai Cijurai Meluap, Jalan Penghubung Antardesa Putus

Banjir di Cirebon, Sungai Cijurai Meluap, Jalan Penghubung Antardesa Putus

Rabu, 20 Mei 2026
Skandal Perselingkuhan Wakil Ketua Dprd Kota Cirebon, Fatimah Beri Kesaksian Di Sidang Bk

Skandal Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fatimah Beri Kesaksian di Sidang BK

Rabu, 20 Mei 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.